Pada tanggal 22 November 1976, penulis ditugaskan ke daerah G. Semeru bagian sebelah timur dan selatan selama 20
Kemungkinan kegiaten 0. Gode ini semakin menurun kebagian ba wah dan muncul di bagiankaah Vadon. Suhn gas/solfatara teruiur pada saat itu berkisar 103°C. Misekitar kasah tersobut torlihat banyak aublimasi belerang bervarna kuning tua, neap sudah mulai mensbal. Rega kembali ke Cibodas melalui jalan Kandang Badak, Cisaat, Cipanas, Perspatan Curug Cibeureun dan achirnya sampai ke Kebun Raya Cibod…
Kemungkinan kegiaten 0. Gode ini semakin menurun kebagian ba wah dan muncul di bagiankaah Vadon. Suhn gas/solfatara teruiur pada saat itu berkisar 103°C. Misekitar kasah tersobut torlihat banyak aublimasi belerang bervarna kuning tua, neap sudah mulai mensbal. Rega kembali ke Cibodas melalui jalan Kandang Badak, Cisaat, Cipanas, Perspatan Curug Cibeureun dan achirnya sampai ke Kebun Raya Cibod…
Penyelidikan ini dimaksudkan untuk mengetahui dan mempelajari aspek geomorfologi yang berkembang di Gunung Tangkuban Parahu dan sekitarnya, diantaranya adalah aspek Morfogenesa, Morfokronologi, Morfometri, dan Morfografi.
Gunungapi Perbakti merupakan salah satu gunungapi yang tergabung dalam suatu kompleks atau kelompok gunungapi aktif di sekitar Gunungapi Salak, terletak disebelah baratdaya-nya, merupakan salah satu lapangan Solfatara atau Fumarolla, yang kini telah dimanfaatkan sebagai sumber pembangkit tenaga listrik atau disebut juga Panasbumi atau Geothermal.
Pemetaan di Gunungapi Perbakti dilakukan untuk menghasilkan Peta Kawasan Rawan Bencana Gunungapi Perbakti, yang diharapkan dapat diterapkan untuk mengurangi bencana letusan yang akan terjadi serta bermanfaat bagi Instansi Pemerintah lainnya dalam rangka menyusun rencana pembangunan secara umum dan rencana detail tataruang daerah disekitar Gunungapi Perbakti di Jawa Barat.
Pemetaan geologi foto daerah G. Iyang-Argopuro dan sekitarnya dimaksudkan untuk menentukan gambaran secara umum tentang keadaan geologi yang berkembang di daerah tersebut, terutama mengenai morfologi, stratigrafi, struktur geologi dan evolusi maupun sejarah geologinya.
Dalam membantu dalam penentuan batas sebaran awan panas dan penghitungan daya tampung K. Bedog digunakan altimeter saku, penduga jarak (range finder), kompas geologi, pita ukur serta kamera untuk kelengkapan dokumentasi.
Penelitian terdahulu telah dilaporkan oleh Kemmerling (1921) dan Van Bemmelen (1941). Sebelum terjadi reorganisasi dipetakan oleh tim pemeta dari Sub Direktorat Vulkanologi, Direktorat Geologi 1978/1979, namun terhenti karena beberapa sebab. Kemudian sebagai realisasi rencana kerja Seksi Pemetaan Geologi Gunungapi Direktorat Vulkanologi, dalam tahun anggaran 1987/1988 pemetaan dilanjutkan kemba…