Dalam tahun anggaran 1983/1984 sebagai tahun terakhir Pelita III ini, Proyek Pemetaan Geologi Gunungapi, Direktorat Vulkanologi akan melaksanakan pemetaan geologi gunungapi Arjuno-Welirang dan sekitarnya. Tujuannya untuk mengumpulkan data geologi, yaitu tentang penyebaran secara rateral maupun vertikal serta gejala geologi lainnya.
Dalam tahun anggaran 1983/1984 sebagai tahun terakhir Pelita III ini, Proyek Pemetaan Geologi, Direktorat Vulkanologi melaksanakan pemetaan geologi gunungapi Arjuno-Welirang dan sekitarnya. Tujuannya untuk mengumpulkan data geologi, yaitu tentang penyebaran secara lateral maupun vertikal.
Sesuai dengan rencana Pelita III tahun 1981 - 1982, seksi pemetaan Geologi gunungapi dalam hal ini Bagian Proyek Geologi Endapan gunung api Direktorat Vulkanologi Bandung.
Pemetaan ini dilakukan untuk membuat peta kawasan rawan bencana G.Lawu, dimana didalam peta ini tergambarkan daerah - daerah yang kemungkinan terkena bencana letusan gunung api berikut potensi bahaya dari G. Lawu jika meletus.
Pemetaan zona risiko dilakukan untuk mengetahui tingkatan risiko bahaya gunungapi secara kwalitatif di G. Bromo berdasar jenis potensi bahaya, pemanfaatan lahan, jumlah penduduk, serta data lainnya yang berkaitan dengan sosial ekonomi.
Penyuluhan dilaksanakan di daerah Kabupaten Sleman yang meliputi tiga wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Tempel, Kecamatan Pakem dan Kecamatan Turi, pada tanggal 15, 16, dan 17 Juli 1992. Lokasi penyuluhan dapat dicapai dengan kendaraan roda empat.
Pada tanggal 13 Maret 1991 telah datang ke Direktorat Vulkanologi Dr. Shigeru Suto dari Seksi Volkanologi, Geological Survey of Japan, 1.1.3 Higashi, Tsukuba, Ibaraki 305, Jepang. Maksud kedatangannya adalah untuk melihat gunungapi aktif di Indonesia, khususnya G.Galunggung dan G.Merapi, serta mendapatkan data publikasi yang berhubungan dengan kegunungapian dan mengetahui sistem pengawasan gunu…
Dokumen ini berisi kumpulan ringkasan laporan dari lokakarya/pertemuan rehabilitasi Gunung Kelut pada tahun 1990
Galunggung volcanic rocks are included within the Galunggung Group and can be divided into old Galunggung formation, Tasikmalaya Formation and Cibanjaran formation. The firs formation represents rocks of old Galunggung stratovolcano (50.000 - 10.000 yrs. BP?), the second formation covers rocks erupted during caldera formation (4200 - 150 yrs. BP) and the third one comprises rocks in t822, 1894,…
Galunggung volcanic rocks are included within the Galunggung Group and can be divided into old Galunggung formation, Tasikmalaya Formation and Cibanjaran formation. The firs formation represents rocks of old Galunggung stratovolcano (50.000 - 10.000 yrs. BP?), the second formation covers rocks erupted during caldera formation (4200 - 150 yrs. BP) and the third one comprises rocks in t822, 1894,…