Dalam rangka inventarisasi endapan batubara, subdit Eksplorasi Batubara dan Gambut, Direktorat Sumber Daya Mineral, telah beberapa kali melakukan penyelidikan pendahuluan atas cekungan ketungau di Kabupaten sintang, Kalimantan Barat (syufa Ilyas, 1984; Edi Sumaatmadja dan Nanan 1988).
Kabupaten Sumbawa dengan luas keseluruhan IK 8.493,00 KM2 secara geografik terletak pada koordinat 116 derajat 42'00"-118 derajat 21'57"BT dan 08 derajat 08'24"-09 derajat 07'34"LS. Sasaran daerah penyelidikan pada daerah pantai. Lokasi-lokasi pengamatan pada umumnya dapat dijangkau dengan kendaraan bermotor roda empat/dua, kecuali untuk wilayah pan…
Maksud Dan Tujuan
Hasil penyelidikan geologi dan geokimia yang telah dilaksanakan oleh subdit. Eksplorasi Mineral Logam-Direktorat sumberdaya Mineral menunjukan bahwa daerah prospek pasir paku merupakan daerah potensial untuk dikembangkan karena selain ditemukan beberapa zona urat-urat kuarsa dengan ketebalan, lebar, dan panjang serta kandungan ema…
daerah penyelidikan di sumberwungkal ini termasuk di dalam area penyelidikan eksplorasi tahap pendahuluan yang telah dilakukan oleh tim dari sub direktorat eksplorasi mineral logam , direktorat sumber daya mineral ,pada tahun anggaran 1995/1996 .laporan tim eksplorasi mineral esplorasi menyimpulkan adanya indikasi ubahan berupa propilitasi dan pirit…
Dalam rangka pelaksanaan kerja pada pelita v tahun anggaran 1994/1995, sub dit. Geofisika dan pemboran eksplorasi direktorat sumberdaya mineral telah melakukan penyelidikan geofisika terpadu yang terdiri dari metoda geolistrik (tahanan jenis) dan magnet atas daerah prospek emas pasir paku, desa G. Gede, kabupaten lebak, jawa barat
Pemerintah Indonesia hinggal awal PJPT II Tahun Anggaran Pertama 1994/1995 PELITA VI,masih mengimpor bahan fosfat sebanyak 1.698.180 ton, pada tahun 1995 di proyeksikan kebutuhan fosfat sebanyak 3.424.197 ton dan untuk tahun 2000 sebesar 6.080.540 ton guna memenuhi kebutuhan pupuk untuk menunjang lajunya peningkatan bahan pangan pokok.Pemerintah Ind…
Edisi
-
ISBN/ISSN
-
Deskripsi Fisik
Warna : Biru Halaman : 40
Judul Seri
EKSPLORASI LANJUTAN SUMBERDAYA ENDAPAN FOSFAT DI DAERAH KABUPATEN CIAMIS PROPINSI JAWA BARAT
Pemerintah Indonesia hingga awal PJPT II Tahun Anggaran Pertama 1994/1995 PELITA VI,masih mengimpor bahan fosfat sebanyak 1.698.180 ton,pada tahun 1995 di proyeksikan kebutuhuan fosfat sebanyak 3.424.197 ton dan untuk tahun 2000 sebesar 6.080.540 ton guna memenuhi kebutuhan pupuk untuk menunjang lajunya peningkatan bahan pangan pokok.Pemerintah Indo…
Edisi
-
ISBN/ISSN
-
Deskripsi Fisik
Warna : Biru Halaman : 40
Judul Seri
EKSPLORASI LANJUTAN SUMBERDAYA ENDAPAN FOSFAT DI DAERAH CIAMIS PROPINSI JAWA BARAT
Maksud dan tujuan inventarisasi kenampakan gejala panasbumi di daerah Nusatenggara Timur, diantaranaya P.Alor dsn P.Pantar yang temasuk ke daerah Kabupaten Alor adalah melakukan pengumpulan data baru terhadap segala jenis kenampakan gejala panasbumi di daerah tersebut.
Maksud daripada survai penyelidikan sistematik di daerah pulau timor, maka tim melakukan pengamatan geologi secara lokal, di mana di lakukan juga pengambilan conto, serta pengamatan derajat keasaman (pH).