Gunungapi Sibayak merupakan salahsatu gunungapi aktif tipe B, berada di wilayah Kabupaten Karo dan Deli Serdang, Propinsi Sumatera Utara. Sejak tahun 1600 erupsi terakhir gunungapi ini tidak diketahui. Aktivitas vulkanik yang masih berlangsung hingga saat ini berupa hembusan solfatara dan fumarola, sublimasi belerang, dan pemunculan beberapa mata air panas dilereng selatan dan puncak G. SIbayak…
Bur Ni Telong dalam bahasa Gayo berarti Gunung Terbakar gunungapi ini berketinggian kurang lebih 2.624 m dpl adalah gunungapi tipe strato, memiliki lima buah kawah, yaitu: Kawah A, B, C, D, dan E, kesemuanya berada di puncak. PAda tahun 1972, Purwosudarso mengamati bentuk dan lereng G. Bur Ni Telong yang tidak beraturan, dari jauh nampak bergerigi. Kenampangan tersebut menandakan bahwa di masa …
Gunungapi Kerinci termasuk gunungapi aktif bertipe strato terletak di Kabupaten Kerinci Propinsi Jambi dan Kabupaten Solok Propinsi Sumatera Barat, dengan ketinggian kurang lebih 3800 meter dml, atau 3300 meter di atas daratan Duabelas Kuto dan 2400 meter di atas datran Bento. Kegiatan vulkanik yang berada di puncak gunungapi ini berupa hembusan asap putih tipus, sedang sampai tebal yang disert…
Menurut Van Padang (1951), gunungapi lumut balai digolongkan sebagai gunungapi aktif Tipe B karena sejak tahun 1600 tidak ada catatan mengenai aktivitas letusan dan bertipe stratovolkano karena produk letusannya berupa aliran lava dan endapan piroklastik. Aktivitas saat ini berupa fumarola dan pemunculan beberapa mata air panas di sekitar tubuh gunungapi. Gunungapi Lumut Balai termasuk kedalam …
Dengan setidaknya empat letusan selama 20 tahun terakhir, saat ini sirung menjadi salah satu gunung berapi yang lebih aktif di Indonesia. Namun karena letaknya yang terpencil, sangat sedikit yang diketahui tentang gunung berapi ini dan danau kawa hiperasidnya. Disini kami melaporkan hasil pengukuran pertama kali tentang gas dan emisi panas dari gunung berapi tersebut.
Gunungapi Ndetu Napi digolongkan kedalam kelompok gunungapi Tipe C, karena kalau dilihat dari sejarahnya sejak tahun 1600-an tidak ada catatan mengenai aktivitas letusannya. Gunungapi ini sangat erat hubungannya dengan aktivitas vulkanik yang berada di komplek Kaldera Sokoria, dan bahkan keberadaan gunungapi ini tidak dikenal oleh penduduk yang bermukim di sekitar daerah yang dimaksud dengan ke…
Gunungapi Rokatenda merupakan salah satu gunungapi aktif di Indonesia dengan ketinggian 875 meter dpl. G. Rokatenda terletak di Pulau Palue, sebelah utara Flores Tengah. Secara administrasi G. Rokatenda termasuk wilayah kecamatan Palue, Kabupaten Sikka (Maumere) desa Uwa yang merupakan pusat kecamatan di Pulau Palue, dengan luas pulau 39,5 km kuadrat.
Menurut Van Padang (1951), Gunungapi Wae sano digolongkan sebagai gunungapi aktif Tipe C karena sejak tahun 1600an tidak ada catatan mengenai aktivitas letusan. Menurut Van Padang (1951), gunungapi ini bertipe stratovolkano karena produk letusannya berupa aliran lava dan endapan piroklastik. Wae sano (603 m dpl) merupakan sebuah gunungapi berdanau kawah di bagian Barat Flores dengan ukuran 3,5x…
Gunungapi Rokatenda (875 mdpl) merupakan gunungapi aktif tipe -A l yang berada di Pulau Palue, Flores. Sejarah erupsi G. Rokatenda bersifat efusif dan eksplosif yang menghasilkan aliran lava, kubah lava, endapan jatuhan piroklastik, dan endapan aliran awan panas/piroklastik. Peningkatan aktivitas vulkanik G. Rokatenda terjadi pada tahun 2012. Gempa Vulkanik serta Gempa Tektonik meningkat signif…
Gunungapi Ndetu Napi digolongkan kedalam kelompok gunungapi Tipe C, karena kalau dilihat dari sejarahnya sejak tahun 1600 an tidak ada catatan mengenai aktivitas letusannya. Gunungapi ini sangat erat hubungannya dengan aktivitas vulkanik yang berada di komplek kaldera Sokoria, dan bahkan keberadaan gunungapi ini tidak dikenal oleh penduduk yang bermukim di sekitar daerah yang dimaksud dengan ke…