Penyelidikan deformasi G. Slamet dengan metoda EDM dilakukan untuk memperoleh informasi yang lebih akurat tentang status dan sifat - sifat aktivitas G. Slamet saat ini. Usaha yang dilakukan adalah mengumpulkan data hasil pengukuran yang kemudian menganalisis dan mengevaluasinya. Hal ini perlu untuk mengantisipasi penanggulangan yang timbul oleh akibat aktivitas G.Slamet.
Penyelidikan metode gaya berat di G.Guntur dilakukan untuk melihat pola sebaran densitas batuan di komplek G. Guntur baik secara lateral maupun vertikal. Dari pola sebaran densitas ini kemudian kita bisa menafsirkan keadaan struktur bagian dalam tubuh gunung tersebut.
Penyelidikan deformasi G. Semeru dilakukan untuk mengetahui gambaran tentang adanya suatu aktivitas suatu gunungapi yang menimbulkan perubahan bentuk tubuh gunungapi dan perkembangan deformasinya juga untuk melengkapi titik - titik ukur yang telah ada sebelumnya di Argosuko agar pemantauan menjadi lebih efisien.
Dalam rangka penelitian deformasi di G. Papandayan ini, maka telah di buat 12 titik ukur di sekitar kawah dan tubuh gunung bagian timur dan timur laut. Pembuatan titik ukur ini dimaksudkan sebagai titik tetap baik untuk reflektor maupun instrumen dalam melakukan pengukuran EDM dan Leveling guna mengetahui deformasi yang terjadi baik di sekitar kawah maupun di sekitar gunungapi itu sendiri.
Penyelidikan kegiatan suatu gunungapi dengan metoda seismik, sampai saat ini merupakan metoda yang dapat dianggap paling tua, fundamental, dan terampuh daripada metoda lain. Peralatan, baik software maupun hardwarenya yang digunakan untuk metoda ini berkembang terus sesuai dengan perkembangan teknologi yang ada.
Laporan ini membahas terkait dengan perencanaan (disain) Sistem/Subsistem/Peralatan telementri SP, Perakitan, dan Uji coba lapangan. Perencanaan dan perakitan Sistem Telementry SP telah dilakukan sejak tahun 1984, ketika Subdit masih bernama "Laboratorium Gunungapi", dengan Seksi "Geofisika" salah satu seksinya. Uji cobapun telah dilakukan meskipun, dengan hasil yang belum memuaskan, atau berar…
Dalam penelitian ini, dilakukan pengukuran harga besaran gravitasi bumi (g) dengan cakupan wilayah sekitar Gunung Gede - Gunung Pangrango, sedangkan titik acuannya (BASE) terletak didepan kantor PGA Gunung Gede.
Balise Seismologik CEIS ESPACE adalah alat yang dapat menditeksi, mengklasifikasi, memorisasi, dan mentransmisikan gejala - gelaja seismik. Alat ini berasal dari Perancis, sebanyak 4 set dan sekarang berada di Sub. Dit Analisa Gunungapi.
Dalam penelitian ini, Regu Gaya Berat melakukan pengukuran harga besaran gravitasi bumi (g) dengan cakupan wilayah sekitar Kawah Ijen, sedangkan Titik Acuannya (BASE) terletak di Pesanggrahan Sumberweringin, Bondowoso.
Penyelidikan gaya berat di G.Ciremai dan sekitarnya dilakukan dalam bulan Januari 1990 untuk mengetahui peta (pola) penyebaran anomali gaya berat yang ada di daerah tersebut atas dasar mana memungkinkan memberi petunjuk kepada kita tentang struktur geologi (sesar patahan) di bawah permukaan atau hal - hal lain yang dapat dikaitkan dengan aktivitas gunung itu.