G.Lewotobi Laki - laki dan Perempuan adalah gunungapi aktif di Flores, secara administratif terletak di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flors Timur, NTT. Dalam usaha memantau kegiatan G.Lewotobi dan upaya penanggulangan bahaya akibat kegiatannya, maka pada tahun anggaran 1986/1987 telah dibangun sebuah Pos Pengamatan di Kp. Bawalatang, Desa Nawakote, Kecamatan Wulanggitang, sebelah barat punc…
Pos Pengamatan G.Rinjani dibangun pada tahun Anggaran 1993 - 1994, berfungsi sebagai Pos Pengamatan sejak Tgl. 27 Mei 1994, dengan dilengkapi 1 (satu) komponen seismograf PS-2 bersistem kabel. Lokasi Pos Pengamatan termasuk wilayah Desa Sembalun Lawang, Kec. Aikmel, Kab. Lombok Timur.
Secara visual peningkatan kegiatan G.Lewotobi laki - laki sejak th. 1990 diawali dengan hembusan asap kawah setinggi lk. 200 m di atas puncak yang teramati pada akhir Januari 1990. Kemudian letusan terjadi pada tanggal 17, 18 Februari, 2 dan 3 April 1990. Letusan abu terjadi lagi pada 11 Mei 1991, dan berlanjut samapi dengan 26 Oktober 1991. Setelah istirahat 275 hari, G.Lewotobi Laki - laki me…
Pengamatan gempa G.Rokatenda menggunakan seismograf telemetri model PS-2. Sub sistem pemancaranny yaitu seismometer, amplifier, vco, serta radio pancar berada di G.Rokatenda Pulau Palue, Kab. Sika lokasinya di Kp. Ona (lk. 2 km dari puncak), sedangkan subsistem penerima yaitu radio penerima, diskriminator dan rekorder berada di Pos Pengamatan, Kp. Ropa, di P.Flores, Kab. Ende.
Data visual terhadap tinggi, tebal dan warna asap dikumpulkan sejak Mei hingga September 1992. Tinggi asap kawah umumnya 75 m di atas bibir kawah, tetapi pada Juni dan September mencapai 100 m. Dari pengamatan visual tersebut, terlihat peningkatan aktifitas vulkanik di permukaan terjadi pada Juni dan September 1992.
Mengingat beberapa pesawat seismograf di Wilayah Bali dan Nusatenggara tidak berfungsi baik sejak tahun 1991, maka Pimpinan Proyek Pengamatan/Pengawasan G. Api, Direktorat Vulkanologi Bandung menetapkan langkah perioritas dalam perbaikan/pemasangar agar pemantauan perangkat seismograf. Langkah ini dimaksudkan kegempaan gunungapi dapat berfungsi normal kembali, khususnya d Wilayah Bali Nusatengg…
Dalam bulan Mei 1992 penulis bertugas mengamati kegiatan G. Iliboleng di P. Adonara, Kabupaten Flores Timur NTT. Posisi geopgrafi G. Iliboleng terletak antara 8° 20,5' Lintang Selatan dan 1230 15,5' Bujur Timur ( Atlas Trop. Nederl.1938 lembar 27;dalam Kusumadinata, K. 1979), G. Iliboleng berbentuk kerucut yang teratur di bagian tenggara pulau, menutupi daerah sekitar 9 - 11 km ( Neumann van P…
Mineral sangat berpengaruh pada suksesi hilirisasi di Indonesia. Saat ini pengklasifikasian mineral menurut undang-undang yang berlaku terbagi menjadi lima, diantaranya mineral radioaktif, mineral logam dan bukan logam, mineral bukan logam jenis tertentu dan batuan. Mineral logam merupakan mineral yang unsur utamanya mengandung logam, memiliki kilap logam dan umumnya bersifat sebagai penghantar…
Kegiatan G.Anak Ranakah di kabupaten Manggarai pertama kali teramati pada erupsi Desember 1987. Sejak itu G. Anak Ranakah diamati terus menerus dari sebuah Pos darurat di kp. Robo lk. km dari gunung. Pengamatan dilakukan secara visual dan gempa. Sejak pertengahan 1988 sampai Mei 1991 gempa vulkanik selalu terekam setiap bulan. Gempa vulkanik rata-rata per hari sampai dengan akhir 1990 adalah 1 …
Laporan ini disusun berdasarkan data hasil pengamatan, data kegiatan Gunungapi Ili boleng dalam Juni 1990. khususnya Perjalanan berdasarkan SPPD No. 329/0441/3402/1990 dan 331/0441/3402/1990. Tujuan pengamatan untuk mengetahui gejala kegiatan Gunungapi Ili boleng