Kegiatan eksplorasi geokimia regional bersistem ini merupakan kelanjutan dari kegiatan sebelumnya, yang dikerjakan lembar demi lembar peta untuk menyelelesaikan penyelidikan yang mencangkup seluruh dataran sulawesi, dimana penyelidikan semacam itu belum pernah ada yang melakukan.
Edisi
-
ISBN/ISSN
-
Deskripsi Fisik
49 halaman, tidak berwarna, bergambar, cover berwa
Kegiatan Eksplorasi geokimia regional bersistem ini merupakan kelanjutan dari kegiatan sebelum nya , yang dikerjkan lembar demi lembar peta untuk menyelesaikan penyelidikan yang mencakup seluruh daratan sulawesi dimana penyelidikan semacam ini belum pernah ada yang melakukan.
Edisi
-
ISBN/ISSN
-
Deskripsi Fisik
50 halaman , tidak berwarna , bergambar , cover be
laporan ini merupakan kelanjutan dari laporan kemajuan penelitian terdahulu ( 25 pebruari s/d 22 maret 1981) , dimana selain melaporkan hal-hal yang biasa dimonitori juga ada penekanan terhadap presipitasi selama bulan maret-april 1981 ( 23 maret s/d 17 april 1981)resirkulasi solution tailing di pabrik cyadinasi -flotasi cikotok.
eksplorasi pendahuluan logam mulia didaerah pandeglang ini meliputi area seluas 300km pada kecamatang cibaliung ,cimanggu dan cigeulis yang secara geografis terletak antara 6 53'16"-6 45'26" L.S. dan 105 30'46"-105 44'8" B.T 9gambar I).
Latar belakang geologi daerah muara sebagian terdiri dari satuan batuan terubah tufa dasit dan batuan terobosan diorit kwarsa, grandiorit dan andesit. dengan latar belakang geologin seperti ini daerah ini memungkinkan terbentuknya suatu mineralisasi logam, dengan batuan terombosan sebagai sumber panas (heat source).
Sejarah pertambangan di Indonesia telah dimulai sejak lebih dari seribu tahun lalu, diawali dengan kedatangan emigran dari Cina yang menambang emas di beberapa wilayah, dilanjutkan pada jaman Hindu, pendudukan Belanda, dan Jepang. Kegiatan pertambangan selain oleh pelaku usaha pertambangan menggunakan peralatan berteknologi tinggi, banyak juga perta…
Sungai Berau merupakan salah satu sungai yang dimanfaatkan sebagai sarana transportasi batubara mulai dari tempat penimbunan hingga ke kapal pengangkut. Informasi kedalaman, pasang surut, dan arus serta karakteristik tepian sungai mutlak diketahui. Morfologi dasar Sungai Berau umumnya landai dengan kedalaman hingga 30 m, hanya beberapa daerah cukup …
Indonesia memiliki industri baja yang bahan bakunya tergantung pada impor dari Swedia dan Brazil. Untuk mengurangi ketergantungan dengan bahan baku impor, perlu dilakukan penggunaan bijih besi yang terdapat di dalam negeri untuk ditambang dalam memenuhi kebutuhan dalam negeri dengan bentuk perusahaan yang mampu memperoleh keuntungan, mampu menghid…
Batubara merupakan endapan sedimen yang berada dibawah permukaan bumi yang dibawa oleh formasi batuan sedimen. Saat ini endapan batubara di permukaan yang kedalamannya kurang dari 100 m banyak ditambang untuk bahan baku pembangkit tenaga listrik yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Indonesia memiliki potensi sumber daya batubara yang termasu…
Mineralisasi emas yang terdapat di Lubuk Gadang merupakan bekas tambang Belanda, terdiri atas beberapa tubuh bijih (Simajolelo, Dam Pulau Banda, Poeding 11/Lubang 11), dan terjadi pada lingkungan batuan intrusi (Kapur) yang menerobos Formasi Barisan (Perm). Indikasi emas dan logam dasar ditemukan pada zona filik, propilitik dan argilik yang terjadi …