Penyelidikan gayaberat dimaksudkan untuk mengumpulkan salah satu data gaya berat gunungapi di Indonesia yaitu Gunung Gamalama dan sekitarnya, tujuannya untuk dapat mengetahui kondisi struktur gunungapi tersebut berdasarkan kontras densitas batuan yang ditunjukkan oleh anomali Bouguer ataupun anomali sisa. Dalam penyelidikan ini, pengukuran besaran gravitasi bumi (g) dengan cakupan wilayah sekit…
G. Marapi merupakan gunungapi bertipe strato dan merupakan gunungapi teraktif di P. Sumatera. Tinggi puncaknya sekitar 2891 m dari permukaan laut dan 2000 m dari Dataran Bukittinggi. Gunungapi ini terletak di Propinsi Sumatera Barat, tepatnya termasuk Wilayah Kabupaten Agam beribukota Bukittinggi dan Kabupaten Tanah Datar beribukota Batusangkar. Kota-kota terdekat dengan G. Marapi adalah Kotama…
G.Marapi terletak di wilayah propinsi Sumatera Barat, meliputi kabupaten Agam dan kabupaten Tanah Datar. Posisi Geografi 100° 28' 16,71" Bujur Timur dan 0° 22'47,72" Lintang Selatan dengan ketinggian 2891,3 m di atas muka laut. Gunungapi ini mendapat perhatian serius dari pemerintah untuk dipasang satu sensor sistem peringatan dini melalui satelit. Karena gunungapi ini sering sekali meletus b…
Pemasangan 2 stasion seismik ditambah dengan penggandengan satu stasion yang telah ada di Pos Pengamatan gunung Tangkuban parahu. Semua data akan dipancarkan ke Bandung melalui gelombang radio dan direkam secara digital di kantor Direktorat Vulkanologi di Jalan Dipenogoro 57, Bandung.
Gunung Guntur termasuk gunungapi tipe-A merupakan gunungapi aktif di Jawa Barat. Kegiatan letusannya tercatat mulai 1690 sampai 1847, sekurang - kurangnya telah terjadi 22 kali kegiatan.
Dalam rangka penelitian deformasi di G. Papandayan ini, maka telah di buat 12 titik ukur di sekitar kawah dan tubuh gunung bagian timur dan timur laut. Pembuatan titik ukur ini dimaksudkan sebagai titik tetap baik untuk reflektor maupun instrumen dalam melakukan pengukuran EDM dan Leveling guna mengetahui deformasi yang terjadi baik di sekitar kawah maupun di sekitar gunungapi itu sendiri.
Dalam rangka memonitor kegiatan G. Raung, secara kontinyu dilakukan pengamatan kegempaannya dari pos G. Raung . Rambat gelombang gempa akibat adanya magma naik yang menyebabkan retakan - retakan pada batuan yang dilewati, dicatat dalam bentuk grafik yang menunjukkan besar & kecilnya aktivitas dari dalam gunungapi tersebut.
Dalam penelitian ini, dilakukan pengukuran harga besaran gravitasi bumi (g) dengan cakupan wilayah sekitar Gunung Gede - Gunung Pangrango, sedangkan titik acuannya (BASE) terletak didepan kantor PGA Gunung Gede.
Dalam penelitian ini, Regu Gaya Berat melakukan pengukuran harga besaran gravitasi bumi (g) dengan cakupan wilayah sekitar Kawah Ijen, sedangkan Titik Acuannya (BASE) terletak di Pesanggrahan Sumberweringin, Bondowoso.