Gunungapi Belirang Beliti adalah gunungapi aktif di Kabupaten Lebong, Kecamatan Lebong Selatan, Bengkulu. Geomorfologi G. Belirang Beriti dikelompokkan menjadi dua yaitu morfologi Lereng dan Morfologi Puncak. Batuan hasil Erupsi Gunungapi Belirang Beriti dikelompokkan menjadi 24 satuan, diurutkan dari umur yang paling tua ke muda adalah Jatuan Piroklastik Beriti Besar, Aliran Piroklastik Beriti…
Menurut Van Padang (1951), G. Kunyit digolongkan sebagai gunungapi katif Tipe B karena sejak tahun 1600-an tidak ada catatan mengenai peningkatan aktivitasnya maupun kejadian erupsi. G. Kunyit berada dibagian tengan Zona Pegunungan Bukit Barisan dan masuk ke dalam Kawasan Taman Nasional Kerinci-Seblay (TNKS), sehingga merupakan salahsatu zona konservasi yang sangat penting di Pulau Sumatera. Sa…
Gunungapi Kerinci merupakan salah satu gunungapi aktif Tipe-A di Sumatera yang dipantau secara terus menerus oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi. Sejarah letusan G. Kerinci yang tercatata sejak tahun 1838 hingga kini telah terjadi lebih dari 20 kali periode letusan, selang waktu kejadian letusan antara 1-32 tahun. Letusan terakhir terjadi pada tanggal 15 Desember 2011 berupa let…
G. Kaba dengan ketinggian 1.952 mdpl, merupakan gunungapi aktif yang bertipe stato di wilayah Propinsi Bengkulu, G. Kaba secara adminisratif termasuk wilayah Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Propinsi Bengkulu. G. Kaba merupakan gunungapi berstruktur kaldera, yang membentu kelurusan Barat Daya-Timur LAut, sedikitnya ada delapan titik erupsi yang dapat ditelusuri dari bentuk kawah dan ma…
Menurut Van Padang (1951), Gunungapi Lumut Balai digolongkan sebagai gunungapi aktif Tipe B karena sejak tahun 1600 tidak ada catatan mengenai aktivitas letusan dan bertipe stratovolkano karena produk letusannya berupa aliran lava dan endapa piroklastik. Aktivitas saat ini berupa fumarola dan pemunculan beberapa mata air panas di sekitar tubuh gunungapi. Gunungapi Lumut Balai termasuk kedalam w…
Gunungapi Sekincau Belirang adalah gunungapi aktif tipe B yang berada di Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung di Pulau Sumatera. Gunung ini terdiri dari dua puncak G. Sekincau berketinggian kurang lebih 1718 m dml. Sedangkan G. Belirang berketinggian kurang lebih 1713 m dml. G. Sekincau muncul di sebelah selatan Kaldera kembar Belirang Balak dimana pematang kaldera sebelah selatan telah ha…
Gunungapi Galunggung merupakan gunungapi aktif yang memiliki danau kawah di puncak, berdiameter 1000m dengan kedalaman 11 m dan mempunyai volume air lebih kurang 650 m3. Di dalam kawah ini terdapat kerucut sinder setinggi 30 m dari dasar kawah dan kaki kerucut berukuran 250x165 meter yang terbentuk selama periode erupsi 1982-1983. Erupsi G. Galunggung yang tercatat dalam sejarah adalah berupa l…
Aktifitas Pegunungan Dieng mempunyai sejarah yang oanjang. Berdasarkan staratigrafinya perkembangan vulkanisme G. Dieng dibagi menjadi tiga episode kegiatan vulkanisme. Dari ke tiga episode kegiatan vulkanisme tersebut pada saat ini telah terbentuk banyak kawah serta lapangan solfatara dan fumarola di arek komplek G. Dieng. Beberapa dari kawah masih aktif seperti kawah Sileri, Sikidang, dan Con…
Gunungapi Gede merupakan gunungapi katif yang terletak di wilayah Kabupaten Cianjur, Bogor, dan Sukabumi. Berdasarkan penelitian tahap I diketahui bahwa kegempaan G. Gede relatif rendah, walaupun demikian swarm gempa vulkanik yang ditandai dengan peningkatan jumlah gempa VT secara tiba-tiba masih terjadi dalam perioda 2-4 tahun sekali. Peningkatan kegempaan tersebut terjadi terakhir kali pada F…
Gunungapi Sinabung secara administratif termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Tanah Karo, Propinsi Sumatera Utara. Gunungapi Sinabung dikalsifikasikan sebagai gunungapi Tipe A setelah terjadi erupsi tahun 2010. PAda tanggal 15 Sepetember 2013 terlihat api diam dan gemuruh dari puncak. Kegempaan G. Sinabung pada kurun waktu 15 September-3 Oktober 2013 berfluktuasi dan cenderung meningkat. Deformas…