G. Ebulobo dengan ketinggian puncak kurang lebih 2149 m dari muka laut termasuk gunungapi Tipe A. Sepanjang kegiatannya, sudah 7 kali mengadakan erupsi yaitu tahun 1830, 1888, 1910, 1924, 1938, 1941, 1947 dan 1961. Aktivitas vulkanik pada bulan Maret 1961, dari puncak terlihat asap kehitam-hitaman disertai guguran api. Guguran lava pijar berasap sering tampak meluncur disertai suara kemuruh di …
Gunung Inelika merupakan salah satu gunungapi aktif yang terletak di P. Flores. Kegiatan letusan Gunung Inelika tercatat 2 kejadian yaitu pada tahun 1905 dan terakhir tahun 2002. Letusan Gunung Inielika diketahui pada bulan Nopember 1905.
Komplek gunungapi Sirung atau dengan nama lain Pantar Api atau Gunung Sereh yang terletak di bagian barat-selatan Pulau Pantar, Kecamatan Pantar Tengah, Kabupaten Alor, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Di kompleks ini terdapat beberapa gunungapi baik yang masih aktif maupun yang sudah padam yang dikenal dengan gunungapi SIrung saat ini maupun oleh penduduk setempat adalah kawah Sirung yang terleta…
Penelitian ini dimaksudkan untuk menunjang pelaksanaan kegiatan di Direktorat Vulkanologi dan Mitigas Bencana Geologi Sub.Dit. Inventarisasi Potensi Gunungapi tahun anggaran 2005, dengan cara melakukan pemetaan geologi Gunungapi Iliwerung di Kabupaten Lembata, Pulau Lomblen Propinsi Nusa Tenggara Timur. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui evolusi pembentukan Gunungapi Iliwerung secara…
G. Tambora merupakan gunungapi aktif Strato tipe A terletak di pulau Sumbawa dengan ketinggian puncak mencapai 2851 m diatas permukaan laut. Letusan G. tambora tahun 1815 merupakan kejadian letusan gunungapi terbesar dan merusak dalam catatan sejarah. Letusan Paroksisma mengakibatkan hilangnya sebagian dari puncaknya sehingga membentuk kaldera dengan garis tengah lk. 7km.