Penambangan batubara tanpa izin di seluruh Indonesia, terutama di 16 Propinsi akhir-akhir ini semakin marak, sehingga Pemerintah menghadapi dua sisi yang dilematis, yaitu di satu sisi dihadapkan kepada berbagai dampak negatif atas kehadiran penambang liar di setiap wilayah, tetapi di sisi lain begitu banyaknya masyarakat miskin-menengah yang menggan…
Asam sulfat, kwarsa-alunit-enargit-emas dan silika-alunit-kaolinit -+ Pirophillit-emas, merupakan mineral-mineral yang terbentuk dan berhubungan erat dengan sistim mieralisasi emas-tembaga sulfida tinggi. Sistim diatas terbentuk ketika fluida-fluida asam didominasi sejumlah gas, kemudian terjadi migrasi secara vertikal dan juga horizontal di sepanja…
Pada tahun 1976 PT Rio Tinto Indonesia, telah menemukan adanya endapan epitermal emas di Kelian, Kalimantan Timur. Penemuan tersebut telah memicu beberapa perusahaan asing untuk melakukan penyelidikan endapan epitermal di bumi Indonesia ini, sehingga sejumlah areal penyelidikan telah memberikan hasil temuan diantaranya Toka Tindung dan Ratatotok di …
Direktorat Sumberdaya Mineral yang berkedudukan di bandung mempunyai tanggung jawab untuk melaksanakan tugas dalam bidang inventarisasi dan eksplorasi Sumberdaya Mineral.
Penyelidikannya dievaluasi kembali dan hasilnya merupakan bentuk kajian data dasar mencakup antara lain: indikasi mineralisasi pada satu daerah dan indikasi yang mengarah pada zona prospek endapan mineral logam.
Daerah penyelidikan terletak di kawah besar ( Kawah Lama GUnungapi Kaba, yang secara geografis terletak pada posisi 03'31 LS dan 102` 37'BT, atau secara Administratif termasuk Wilayah DesaUrip, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Propinsi Bengkulu.