sebelum tahun 1970an Pemerintah Papua New Guinea bekerja sama dengan Pemerintah Jerman, melakukan penyelidikan di seluruh wilayah bagian tengah negara tersebut, hasilnya tidak memperlihatkan adanya potensi mineralisasi yang perlu ditindak lanjuti secara langsung.
tektite yang dikenal sebagai batu saram di daerah Pulau Belitung keberadaannya masih menjadi pertanyaan. Keterdapatan dan pembentukannya dikaitkan dengan kejadian alam yang terjadi dibumi, sampai kejadian jatuhnya benda angkas yang menyebabkan terjadinya suatu tumbukan maha dasyat sehingga terbentuk suatu logam atau kawah yang sangat luas.