Mineralisasi logam dasar dan logam besi dan panduan besi yang di temukan di daerah penyelidikan umumnya bersumber dari batuan metamorf, ultrabasa dan urat kuarsa. Beberapa conto batuan termineralisasi yang dianalisis menunjukan kadar logam yang cukup berarti seperti tembaga (0,15 - 6,1 %); Nikel (0,2 %); Kromit (1,5 %) dan Emas (0,3 %). Nilai Kadar …
Daerah kegiatan inventarisasi dan Evaluasi di dua kabupaten yaitu kabupaten sambas Dan Kabupaten Sanggau, Prof Kalimantan Barat. Kegiatan ini di maksudkan Untuk memperole data da Informasi Geologi Serta Potensi Sumberdaya Mineral di Masing-Masing kabupaten. Data dan Informasi yang di peroleh berupa data Primer maupun sekunder yang selanjutnya di gun…
Baru-baru ini di temukan adanya mineralisasi tipe tembaga-molibden phorpiri yang tidak berharga, di wilayah korea bagian selatan di dalam batuan vulkanik-pluton bersifat kalk-alkali, berumur kapur tersier Awal. perkembangan tembaga phorpiri tersebut, khususnya terpusat pada sebuah stok granodiorit porphiri, yang mengandung potasium-silikat, dengan u…
Cadangan total batubara di wilayah KP. PTBA-UPO sebanyak 106,570,000 ton, terdiri dari cadangan tampka 4,000,000 ton dan Cadangan Tamda 102,570,000 ton, dengan kualitas batubara tingkat bituminous yang berspesifik kadar air dalam, kadar sulfur, kadar abu yang rendah dengan nilai kalori antara 6.500 - 7.500 Kcal/Kg.
lokasi Daerah Penyelidikan termasuk wilayah Kabupaten Sumba Barat dan Sumba Timur, Propinsi Nusatenggara Timur dengan batas Koordinat 118` 55' 00'' s/d 120` 52' 40'' BT dan 09` 15' 00'' s/d 10` 21' 40''.
Indonesia memiliki potensi endapan tembaga tipe porfir yang besar dan sampai saat ini telah ditemukan sembilan endapan utama serta beberapa endapan lainnya yang masih dalam tahapan eksplorasi.
Geologi daerah telaga Bodas, disusun oleh batuan breksi volkanik, batuan tufa, lava andesit dan batuan terubah, dimana pola struktur termasuk bagian dari zona Bandung dengan sesar umum berarah barat laut - tenggara.