Aeromagnetic survey has been done at the same time with aerophoto. They flew many N-S lines and some E-W lines general interval between the lines and general interval between the lines and general interval between lines (N-S) is 1.5 Km Except west cost (3 KM in West coast district).
untuk menambah keterangan geologi mengenai daerah geotermal di dieng, jawa tengah, telah di lakukan oleh direktorat geologi,dinas eksplorasi,seksi geofisika, pengamatan gajaberat dan magnet di daerah tersebut selama delapan hari, yaitu mulai tanggal 23/1 sampai dengn tanggal 29/1-1971. pengamatan lapangan dipimpin oleh sdr. ir. sutisna.
eksplorasi pendahuluan logam mulia didaerah pandeglang ini meliputi area seluas 300km pada kecamatang cibaliung ,cimanggu dan cigeulis yang secara geografis terletak antara 6 53'16"-6 45'26" L.S. dan 105 30'46"-105 44'8" B.T 9gambar I).
Daerah prospek mineralisasi logam mulia daerah cibaliung-cimanggu umumnya terdapat dilingkungan batuan yang bersifat andesitik. mineralisasi ini berkembang pada zona ubahan propilit. silisifikasi dan advace argilit.
Geologi daerah Ciamanggu-Cibaliung dan Sekitarnya, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Jawa Barat dicirikan oleh batuan gunungapi dan sedimen berumur Miosen awal hingga pliosen. Batuan gunungapi tampaknya diendapkan pada lingkungan bawa laut (submarine), sedangkan batuan sedimen pada lingkungan darat hingga laut dangkal.
Maksud dilakukannya penyelidikan adalah untuk mengetahui penyebaran lateral/vertikal, tata-letak, jumlah cadangan dan kualitas batuan diwilayah yang akan dimohonkan sebagai konsesi batu andesit PT. ERSINDO PASIR PINING QUARRY
Pelaksanaan Program Bimbingan Pertambangan dilakukan di desa Talangbalai Baru,Kecamatan Tanjung Baja Kabupaten Ogan Komeran Ilir(OKI).
Tim Bimbingan Pertambangan melakukan kegiatannya di wilayah SIPD PD.Bende Seguguk SK Bupati No. 11/Kep/IX/82 tanggal 18 Januari 1982,untuk bahan galian pasir dan kerikil
Edisi
-
ISBN/ISSN
-
Deskripsi Fisik
Warna : Coklat Halaman : 32
Judul Seri
LAPORAN BIMBINGAN PERTAMBANGAN DI KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR PROPINSI SUMATRA SELATAN
Penyelidikan sumberdaya mineral dimulai sejak abad ke-19 bersamaan dengan penyelidikan geologi untuk menyiapkan endapan bahan galian yang menguntungkan Pemerintah Jajahan Hindia Belanda.Jauh sebelum itu,pada tahun 1710,penggalian timah sudah dimulai di pulau Bangka.Selama kurun waktu antara tahun 1669 - 1735,Tambang Emas Salida (Sumatera) telah dike…
Edisi
-
ISBN/ISSN
-
Deskripsi Fisik
Warna : Merah Halaman : X
Judul Seri
EMPAT PULUH TAHUN PENYELIDIKAN MINERAL 1945 - 1985