G. Tangkoko merupakan gunung api strato dan tergolong tipe A. Gunung api ini berada dalam wilayah Kota Administratif Bitung, Provinsi Sulawesi Utara. Secara geografis ter- letak pada posisi 1°31' Lintang Utara dan 125°11,5" Bujur Timur. Gunung Batuangus merupakan parasitnya, terletak lk. 2 km sebelah Timur kawah pusat. Tahun 1801 adalah masa terakhir kegiatan G. Tangkoko yang tercatat dalam s…
Pemetaan G. Colo di P. Una-una salah satu rencana kerja Bagian Proyek Pemetaan Daerah Bahaya Gunung api Proyek Pemetaan Geologi Gunung api untuk tahun 1983/1984. Karena letusan G. Galunggung, maka rencana tersebut baru bisa dilaksanakan Februari - Maret 1984. Bahaya lahar di sekitar G. Galunggung dalam tahun 1983 semakin meningkat sehingga keberangkatan tim ke G. Colo di tunda. Letusan G. Colo …
G.Karangetang di P. Siau Kabupaten Sangihe dan Talaud yang selamanya dikenal aktif hingga kini masih tetap menunjukkan gejala peningkatan. Setelah gempa-gempa yang sangat banyak pada bulan Juni dan Juli 1981 baik terasa dan terlebih yang terekam oleh seismograp, keadaan menjadi agak tenang kembali. Tingkat kegiatan gunung pada waktu itu umumnya berupa hembusan asap putih tipis sampai tebal dan …
Adapun maksud pemeriksaan ialah pemeriksaan volkanologi setempat, berkenaan dengan kegiatan gunungapi tsb. pada tahun 1964. Dalam pomoriksaan ini diadakan djuga pongamatan volkanologi maupun sismik. Kegiatan gunung mulni meningkat lagi setelah ± 35 tahun beristirahat". Pada permulaan kegiatan baru dimulai pada achir tahun 1963 berupa gerakan2 gempa setempat jang dapat dirasakan oleh penduduk d…
G. Awu adalah gunung api aktif (tipe yang terletak paling utara dari kumpulan Minahasa dan Sangihe berada pada posisi geografis 3°40' LU dan 125° 30' BT. Gunung api dengan danau kawah ini telah istirahat (masa aktif normal) selama lk. 15 tahun. Letusannya yang terakhir terjadi pada 12 Agustus 1966. Pada Mei 1984 dilakukan pengamatan seismik dan diharapkan memperoleh petunjuk tentang aktifitas…
Pemetaan topografi puntjak G. Sanguang Api jang dilakukan oleh Sdr. Samud dalam tahun 1967, meliputi kawah kegiatan tahun 1964/1965 di Doro Api, ditambah daerah sekitar kawah parasit lama pada pelana Dewa mBoko. Adapun ketinggian serta letakanja kawah ini, didapat dengan mengikatkannja pada sebuah titik di Sari Buntu pada pantai Selatan pulau Sangeang, jang dapat dianggap sebagai titik nol (por…
Kegiatan G.Agung selama tahun 1963 jang disertai dua kali letusan paroksismal pada tgl.17 Maret dan 16 Mei dalam tahun itu djuga telah mengeluarkan bahan2 letusan dalam jumlah sangat banjak termasuk ladu jang diendapkan di-lereng2 gunung. Sedjumlah besar diantaranja memasuki pula sungai Unda beserta anak2 sungainja jang berbulu dilereng selatan G.Agung. Ini mengakibatkan hanjutnja djembatan di …
Dalam mengumpulkan keterangan tentang G. Umsini ternjata bahwa tulisan-tulisan resen tidak tjondong untuk menjatahkan gunung tersebut sebagai gunung berapi jang masih aktif.
Letusan G. Agung tahun 1963 tidak merupakan bahaja langsung bagi kota Karangasem. Bentjana jang diderita oleh kota ini adalah akibat daripada letusan tsb. jang berupa lahar2 sekunder jang merusak bagian kota disebelah selatan dan barat, daja. Kerusakan telah terdjadi pada setiap musim dan mengingat masih banjaknja endapan bahan letusan dihulu sungai2 jang menudju kearah kota Karangasem, maka di…