G. Sibayak atau disebut juga G. Rangkap Sibayak mempunyai ketingian 2.094 m dpl. Gunungapi Sibayak termasuk salah satu gunungapi aktif tipe B, artinya gunungapi ini tidak memperlihatkan aktivitas magmatiknya sejak tahun 1600 sampai sekarang dan gunungapi ini mempunyai tipe Statro (berlapis). Meskipun G. Sibayak sudah tidak memperlihatkan aktivitasnya tetapi merupakan daerah wisata yang sering d…
Secara administratif G. Sinabung termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Tanah Karo, Provinsi Sumatera Utara. Sebelum terjadi peristiwa erupsi Agustus 2010, G. Sinabung diklasifikasikan ke dalam tipe gunungapi strato B, sejarah erupsinya tidak diketahui. Sejak 27 Agustus 2010 gunungapi ini diklasifikasikan ke dalam tipe gunungapi aktif Tipe A. Hal ini berdasarkan perisitiwa erupsi freatik yang diik…
G. RajaBasa atau nama lainnya G. Rajabaso atau Laboraja adalah gunungapi strato tipe B, dengan ketinggian puncak 1281 meter di atas muka laut (dml). Sebagai gunungapi aktif tipe B, tidak terdapat catatan sejarah letusan yang pasti kapan gunungapi ini terakhir meletus. Namun demikian tanda-tanda yang memperlihatkan gunungapi ini masih menyimpan panas masih terlihat seperti adanya mata air panas.…
Gunungapi Sinabung termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara. Gunungapi tumbuh di atas dataran Karo (1000 m dpl). Sejarah letusannya tidak diketahui. Tidak terdapat Pos Pengamatan Gunungapi dan Peralatan Pemantauan, Namun demikian peta daerah bahaya telah disiapkan (1992) untuk mengantisipasi bahaya letusannya. Gunungapi Sinabung merupakan gunungapi strato yang termasuk …
Gunungapi Sinabung digolongkan sebagai gunungapi Tipe B, karena sejak tahun 1600 tidak ada catatan mengenai aktivitas letusan. Gunungapi ini memiliki 4 buah kawah utama di bagian puncak dan termasuk gunungapi strato volkano (gunungapi berlapis, berselang seling antara leleran lava dan piroklastik pada tiap-tiap periode letusannya). Aktivitas terakhir Gunungapi Sinabung diantaranya berupa lapang…
Indonesia terletak pada pertemuan 3 lempeng tektonik aktif yaitu Lempeng Eurasia, pasifik dan Indo-Australia yang mengakibatkan terbentuknya gunungapi dan morfologi berbukit dan sumber gempa. Kondisi demikian menyebabkan Indonesia rawan terhadap bencana geologi seperti letusan gunungapi, gerakan tanah, gempabumi, dan tsunami. Sejak abad ke-19, bencana geologi telah mengakibatkan korban lebih da…
Geomorfologi gunung Dempo dapat dipisahkan menjadi satuan morfologi ouncak, lereng dan kaki. Di bagian puncakterdapat 7 buah kawah dan diantaranya ada yang mempunyai danau kawah. Morfologi lereng memperlihatkan kemiringan yang cukup terjal terutama di bagian yang mendekati puncak, berpola aliran sub radier dengan lembahnya yang dalam dan berbentuk huruf V. Sedangkan morfologi kaki memperlihatka…
Sebagai gunungapi aktif yang masuk klasifikasi tipe A, Gunungapi Talang terletak pada suatu wilayah berpenduduk cukup padat di wilayah Propinsi Sumatera BArat. Hal ini berisiko besar apabila gunungapi tersebut meletus. Potensi bahaya dari gunungapi ini adalah aliran lava, awan panas, lontara batu/jatuhan batu gas beracun dan aliran lahar. Salah satu upaya yang dilakukan dalam memperkecil korban…
Kepulauan Indonesia merupakan jalan tektonik, yang membentuk busur sepanjang 7.000 km mulai dari Sumatera, Jawa, Nusatenggara, Kepulauan Banda, Maluku Utara dan Kepulauan Sangir Talaud. Jalur ini merupakan jalur gunungapi aktif mencapai 129 buah, 79 buah diantaranya Tipe A yang dimonitor./diamati selama 24 jam penuh dari setiap Pos Pengamatan Gunungapi. Banyaknya pemukiman dan sarananya yang s…
Gunung MArapi merupakan salah satu gunungapi aktif di Sumatera Barat yang mempunyai ketinggian 2891 m diatas permukaan laut dan berada pada jalur lemah sesar Semangko. Di bagian puncak gunungapi ini terdapat buah kawah yang posisinya membentuk suatu kelurusan memanjang yang berarah timurlaut-baratdaya. Dalam catatan sejarah G. Marapi seringkali meletus baik secara eksploasif maupun efusif yang …