Sesuai dengan rencana Pelita III tahun 1981 - 1982, seksi pemetaan Geologi gunungapi dalam hal ini Bagian Proyek Geologi Endapan gunung api Direktorat Vulkanologi Bandung.
Pemeriksaan dan pengukuran suhu kawah salah satu cara untuk mengetahui perubahan kegiatan-kegiatan gunung -api pada waktu itu. Karena secara visual maupun fisik (suhu) gunungapi tersebut dapat diketahui perkembangan kegiatannya de ngan cara membandingkan dengan cara pemeriksaan sebe-lumnya.
Sejak akhir 1978 di sekitar G. Lawu digoncang oleh getaran gempabumi yang makin hari makin sering dan makin besar intensitasnya. Dikuatirkan letusan gunungapi akan merupakan kegiatan susulan yang terjadi, sekalipun G. Lawu sejak 1600 tidak pernah dicatat peningkatan kegiatannya. Penganar an dilakukan secara darurat dan berkala, diantaranya dengan menggunakan sistem tripartit. Pengamatan tersebu…
Tulisan ini merupakan laporan kerja tim pemetaan geologi komplek Dieng tahap ke dua, yang berlangsung dari tanggal 1 s/d 31 Desember 1981.
Maksud penugasan tersebut untuk pemeriksaan peluapan dan pe-nyebaran lahar serta pembuatan penampang di Besuk Tengah hingga Besuk Sat, sampai di pertemuan dengan Besuk Tunggeng; Besuk Tunggeng hingga K. Pitik, ialah pada ketinggian 1k. 680 m dari permukaan laut; K. Liprak K. Regoyo, K. Rejali, K. Glidik dan Besuk Bang.
Dari hasil penafsiran potret udara dan citra landsat, adalah sangat perlu diadakan pengecekan lapangan yang rencana akan dilakukan dalam bulan Juni - Juli 1981, selama satu bulan kerja kemungkinan perjalanan lapangan akan ditambah waktunya apabila dipandang perlu.
Maksud pembuatan penampang tersebut untuk mengeta-hui isi kosong sungai-sungai: 1. Lahar Badak-Lahar Termas, mengalir ke jurusan baratdays dari G. Kelut. 2. K.Ngobo K.Dermo, mengalirnya ke jurusan baratlaut da-ri G. Kelut.
Dengan Surat Perintah No. 2722/P/1981 penulis ditugaskan melakukan pengukuran kubah lava G.Merapi, untuk menduga volumnya. Penggunaan istilah pendugaan disini karena pengukuran dilakukan hanya dengan membidik suatu titik di puncak yang bukan merupakan titik tetap.
Pada 1978 longsoran besar yang masuk ke dalam danau kawah G. Kelut, yang mengakibatkan perobohan topografi dalam kawah dan tebing kawah yang longsor yang berarti robahnya pula isi air dalam danau kawah.
Oleh Pimpinan Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi kami diminta untuk memperbaiki dan menyetel pesawat Wiechert horizontal, Massa 200kg yang ada di Pos Plawangan dan menempatkan kembali di tempat pesawat gempa yang lama.