Sejak akhir 1978 daerah sekitar G. Lawu digoncang gempabumi makin hari makin sering dan makin besar kehebatannya (intensity).
Gunung Kelut adalah salah satu dari beberapa gunungapi aktif yang di anggap berbahaya di Indonesia. Mencegah agar suatu gunungapi tidak meletus tidak mungkin, oleh kare- na itu salah satu usaha adalah meramalkan kapan kira-kira akan terjadi letusan. Dalam peramalan ini sangat diperlukan data semua gejala yang ada hu bungannya dengan kegiatan gunungapi tersebut, antara lain hasil kegiatan seismi…
Pada rapat direksi dalam Desember 1879 oleh tuan Vorderman dipersembahkan beberapa jenis air untuk diperiksa, yang dibawanya dari suatu perjalanan ke G. Salak.
Tanggal 19 Desember 1979 Sdr. L. Djoharman B.Sc., Sdr. Rohanan dan penulis berserta Tim Tilt. dari Hawai mencari tempat di sekitar Gn. Merapi, tempat yang terpi- lih adalah Deles, Selo, Krinjing dan Babadan.
Dataran tinggi Dieng yang dianggap sebagai kumpulan gunungapi atau kawah yang masih aktif, terkenal pula sebagai daerah yang mempunyai potensi yang besar untuk pengembangan tenaga panas-bumi. Disamping itu daerah ini terkenal pula sebagai daerah wisata dengan adanya candi - candi purba.
Telah dirancang, dibuat dan dipasang sistem telemetri untuk keperluan pengukuran parameter - parameter Gunung Kelut. Parameter - parameter tadi meliputi: tinggi air kawah, curah hujan di sekitar kawah, intensitas matahari dan suhu air kawah, yaitu pada permukaan air di dekat terowongan pembuangan (titik tradisi), pada permukaan air dekat daerah bualan, pada fumarola dan pada dasar bualan.
This report concerns magnetic fields measurements exclusively. It is a continuation of the 1977 report on the same subject. In the field, a number of scientists were involved, under mutually encouraging conditions.
Laporan ini berisi keputusan Gubernur mengenai penetapan daerah sinilitan
Pada tanggal 22 November 1976, penulis ditugaskan ke daerah G. Semeru bagian sebelah timur dan selatan selama 20
Banjir lahar hujan tgl.25 November 1976, secara langsung ter- lepas dari tingkat kegiatan G.Merapi saat ini (pembentukan kubah lava). Penyebab utama peristiwa tersebut ialah hujan lebat yang turun di daerah lereng bagian atas.