Kegiatan pemantauan dan penyuluhan ini dilakukan pada lokasi akibat letusan G. Lewotobi Laki - laki (+1584m) pada 1 Juli 1999 pukul 10.59 WITA, yang telah menimbulkan kebakaran hutan akibat lontaran bom vulkanik (batu pijar). Kegiatan penyuluhan gunungapi telah dilakukan bagi masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan Daerah Bahaya.
G. Iya dipantau/diamati secara menerus dari Pos Pengamatan Gunungapi, yang terdapat 5 km sebelah utara G. Iya, tepatnya di Jalan Ikan Paus, Ende. Pengamatan dilakukan baik secara visual maupun kegempaan. Pengamatan kegempaan dilakukan dengan seperangkat seismograf model PS-2 bersistem telemetri.
Penyelidikan magnetik di bagian timur laut G.Agung, dimaksudkan untuk mendapatkan gambaran dari sebaran material vulkanik hasil letusan gunung tsb., (seperti lava, pasir, lahar yang bermanfaat sebagai bahan baku bangunan) berdasarkan pada sebaran anomali magnetik. Sebaran anomali magnetik G. Agung, secara kwalitatif maupun kwantitatif diharapkan akan memberikan lebih jauh informasi keadaan geol…
Pemetaan kawasan rawan bencana gunungapi Ndetu Napi dilakukan dalam rangka pelaksanaan Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi, pada Pelita VI Tahun Anggaran 1998/1999 tahun ke 5. Pemetaan ini dilakukan oleh Seksi Pemetaan Daerah Bahaya, Sub Direktorat Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi. Team pemeta terdiri atas Rudy D. Hadisantono, M.S. Santoso dan A.D. Sumpena dengan SPPD no. 219…
Metoda penyelidikan petrokimia Gunungapi Ranakah dimaksud untuk : a) Pemantauan garis keturunan magmatik; b) Menelaah perubahan geokimia batuan; c) Mencoba mengetahui sampai sejauh mana peran "subducted slab", "mantle wedge", dan "crustal" dalam pembentukan lava dan sekaligus membuat model genesis magma; (d) Mencari persamaan dan perbedaan kimia batuan lava dari seri komposisi yang sama dan die…
Pemetaan kawasan rawan bencana gunungapi Sukaria dilakukan dalam rangka pelaksanaan Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi, pada Pelita VI Tahun Anggaran 1998/1999 tahun ke 5. Pemetaan ini dilakukan oleh Seksi Pemetaan Daerah Bahaya, Sub Direktorat Pemetaan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi. Team pemeta terdiri atas Rudy D. Hadisantono, M.S. Santoso dan A.D. Sumpena dengan SPPD no. 219/04…
Pemetaan zona risiko bahaya G. Agung ini ditujukan untuk memberikan layanan informasi kepada Pemerintah Daerah setempat dan masyarakat umum mengenai tingkatan risiko yang mungkin timbul sebagai akibat bahaya G. Agung. Informasi tingkatan risiko bahaya G. Agung di suatu wilayah itu dipandang penting sebagai dasar pertimbangan bagi pengembangan pembangunan di daerah tersebut.