PT Allied Indo Coal adalah perusahaan Perjanjian Kerjasama Pengusahaan Pertambangan Batubara untuk melakukan kegiatan pertambangan areal seluas 884 ha di Desa Salak, Kecamatan Talawi Kabupaten Sawahlunto Propinsi Sumatera Barat
kebijakan nasional dibidang deversitifikai energi sudah menggariskan mengenai pengembangan pemanfaatan batubara didalam negeri untuksektor listrik industri semen,industr kecil,industri lainnya dan bahan bakar bentuk berikat batubara, sehinggan kebutuhan batubara di masa yang akan datang di perkirakan akan meningkat dengan pesat.
Laporan disusun berdasarkan hasil inspeksi pengawasan bidang pertambangan umum kanwil Departemen Pertambangan dan Energi Propinsi Sumatra Barat pada PT. Tambang Batubara Bukit Asam Unit Pertambangan Ombilin di Sawahlunto. Inspeksi dilakukan selama 10 hari dari tanggal 8 juni 1993 sampai dengan 17 juni 1993 berdasarkan surat perintah Perjalanan Dinas…
Berdasarkan Surat Tugas nomor : 622/040/DJP/K/1995 tanggal 14 Juli 1995 dari Sekertaris Direktorat Jendral Pertambangan Umum, Tim Keci telah melaksanakan tugas penelitian dan penilaian peralatan laoboratoruim batubara dari tanggal 17 s/d 21 Juli 1995 di Tanjung Enim, Sumatera Selatan;
the field work covers about 20km within ombilin III area presanted in fig.i and is made up of geological mapping, geophisical logging VSP ( vertical seismic vertiling) survey,Hydrogeological/hydrological survey and coal Sampling
Sebagai bagian dari kegiatan proyek pada Bagian proyek Kajian Terpadu Pengembangan Batubara Indonesia, maka telah dilaksanakan kegiatan lapangan ke daerah Sinamar yang terletak pada perbatasan antara Kabupaten Sawahlunto-Sijunjung (Propinsi Sumatera Barat)dengan Kabupaten Bungo Tebo (Propinsi Jambi).
This Ombilin III Coal Project has been implemented since 1991 in accordance with the General Agreement (CTA-168) signet on July 16, 1991 by the Directorate General of Mines (DGM), Departement Mines and Energy of the Republik of Indonesia of the New Energy and Indusrtial Technology Development Organization (NEDO), Japan.
usaha pertambangan adalah eksploitasi terhadap sumberdaya mineral yang pada akhirnya akan berhenti karena habisnya cadangan mineral trsebut.selama kegiatan pertambangan berbgai fasilitas tambang dan kegiatan ekonomi telah berkembang yang mendukung pembangunan daerah.
Edisi
-
ISBN/ISSN
-
Deskripsi Fisik
171 halaman,gambar tidak berwarna,ada 1 peta dan 2
Latar Belakang
Dalam Dasawarsa terakhir ini eksplorasi batu bara di Indonesia makin digalakan sehubungan dengan program pemerintah tentang diversifikasi energi karena kebutuhannya semakin meningkat dalam perindustrian. Hal ini disadari karena energi yang berasal dari minyak dan gas bumi dewasa ini semakin berkurang cadangannya. Keberadaan batubara …