Sistem panas bumi Marana ditandai oleh manifestasi panas bumi di permukaan berupa mata air panas Masaingi, Marana, dan mata air panas Yompo yang bertemperatur 51°C hingga 91°C, bersifat netral hingga basa, memiliki nilai daya hantar listrik bervariasi mulai 660 µS/cm sampai 3190 µS/cm, dan berada pada elevasi 2 – 110 mdpl. Daerah panas bumi Marana merupakan sistem flat terrain. Batua…
Secara administratif, daerah panas bumi Nage terletak di Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Keberadaan prospek panas bumi Nage dicirikan oleh kehadiran manifestasi berupa mata air panas bertemperatur 680C - 790C dan fumarol yang memiliki temperatur sekitar 970C. Berbagai penelitian terkait panas bumi telah dilakukan di daerah Nage, diantaranya Sukaesih, dkk (2017) dan Sugianto, …
Kegiatan Evaluasi Daerah Panas Bumi Untuk Pemanfaatan Langsung di Wilayah Pulau Jawa Bagian Barat merupakan merupakan langkah awal rencana pengembangan potensi sumber daya panas bumi untuk pemanfaatan langsung. Sumber daya spekulatif suatu sumber daya panas bumi dapat dihitung dengan pendekatan hilang panas alamiah dan metode perbandingan. Pendekatan dengan menggunakan hilang panas alamiah lebi…
Penentuan wilayah target eksplorasi didasarkan pada evaluasi aspek teknis dan aspek non-teknis (administrasi, status lahan dan lain-lain). Data-data teknis yang digunakan untuk penentuan target eksplorasi berasal dari hasil kegiatan uji petik. Terdapat lima lokasi uji petik yaitu dua lokasi di Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan dan tiga lokasi di Kabupaten Konawe Utara, Provi…
Kegiatan penyelidikan suatu mineral logam di beberapa daerah merupakan bagian dari upaya menghimpun data potensi mineral logam di seluruh Indonesia untuk meningkatkan ketersediaan data yang terbaru dan akurat. Hal ini juga terkait dengan peningkatan investasi di bidang eksplorasi mineral logam. Daerah Gorontalo Utara merupakan salah satu daerah yang merupakan termasuk kedalam salah satu jalur …
Daerah penyelidikan Lembar Morotai A-2 secara admnistratif termasuk dalam wilayah Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara dengan luas penyelidikan sekitar ± 1000 km2. Pengolahan geokimia terhadap 100 sampel sedimen sungai, dilakukan dengan analisis statistika yang kemudian dimodelkan dengan menggunakan system informasi geografis. Analisis statistik yang digunakan merupakan anal…
Daerah penyelidikan Lembar Morotai A-2 secara admnistratif termasuk dalam wilayah Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara dengan luas penyelidikan sekitar ± 1000 km2. Pengolahan geokimia terhadap 100 sampel sedimen sungai, dilakukan dengan analisis statistika yang kemudian dimodelkan dengan menggunakan system informasi geografis. Analisis statistik yang digunakan merupakan anal…
Tercantum dalam pasal 6, Undang-Undang No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara yang diubah dengan Undang-Undang No. 3 Tahun 2020, disebutkan bahwa salahsatu kewenangan pemerintah dalam pengelolaan pertambangan mineral dan batubara adalah menetapkan WIUP mineral logam dan WIUP batubara (huruf g), menetapkan WIUP mineral bukan logam dan WIUP batuan (huruf h), dan m…
Carbon Capture Storage/CCS (Penangkap CO2) merupakan teknologi yang dapat menangkap hingga 90% emisi CO2 yang dihasilkan dari penggunaan bahan bakar fosil dalam pembangkit listrik dan proses industri, mencegah CO2 ke atmosfer. Teknologi CCS merupakan sistem perangkap geokimia dalam serpentinit. Prinsip dasar dalam metode ini adalah menghasilkan reaksi antara CO2 dengan batuan ultrabasa yang men…
Secara administratif daerah penyelidikan termasuk dalam kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan. Berdasarkan empat provinsi geologi dan metalogeni di Pulau Sulawesi, wilayah penyelidikan termasuk kedalam Mandala barat (West & North Sulawesi Volcano-Plutonic Arc) sebagai jalur magmatik yang merupakan bagian ujung timur Paparan Sunda. Litologi daerah penyelidikan …