Gunungapi disatu pihak dapat merupakan sumber bencana, dilain pihak juga dapat merupakan sumber kesejahteraan. Salah satu dari tiga gunungapi aktif di Provinsi Nusa Tenggara Barat adalah Komplek Gunungapi Rinjani (+ 3726 m) yang menjulang di Utara Pulau Lombok, menempati Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Lombok Barat. Komplek Rinjani mempunyai kaldera berukuran 4888 X 3500 m, dengan yang men…
Proyek Pengamatan Pengawasan merealisasika aksi dan Pemetaan Gunungapi Pemetaan Topografi. Sub kerja Gunungapa tahun anggaran 1993/1994, yakni Topografi Puncak Gunung Kelimutu. rencana Direktorat Pemetaan melakukan Pemetaan Tujuan dari pemetaan topografi mendapatkan peta topograf: situasi puncak pada saat disiplin hal topografi saat puncak adalah untuk guna mengetahui situasi ini, dan akan dipe…
Pemeriksaan G. Ili Werung dilakukan dal am rangka April pengoperasian kembali seismograf, yang sejak Februar i Pada kesempatan ini 1993 tidak berfungsi, karena terjadi kerusakan pada subsistem amplifier. dilakukan juga pengukuran suhu solfatara/fumarola kawah-kawah di sekitar G. Ili Werung. Sehubungan dengan rencana pembangunan Pos Pengamatan untuk G. Ili Werung dalam tahun anggaran 1993/1994, …
Penyuluhan vulkanologi G. Kie Besi di P. Makian, Kab. Maluku Utara dilaksanakan pada 12 Juli 1993. Sasaran utama penyuluhan di daerah tersebut sebagai upaya Direktorat Vulkanologi dalam menya-darkan penduduk yang akan bermukim kembali di P. Makian, letusannya pada tanggal 29 30 Juli 1988. Gunungapi tersebut merupakan gunungapi yang dianggap paling bahaya di antara gunun-gapi yang berada di Kabu…
Dua buah gunungapi aktif tipe strato doma lava dan strato, terletak di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Propinsi Nusatenggara Timur. Kedua gunungapi tersebut dipisahkan oleh pelana pada ketinggian 1232 m diatas muka laut. Yang berada di sebelah Baratlaut pelana tinggi puncaknya G. Lewotobi Laki-laki. Posisi geografinya 8° 32'Lintang Selatan, 1220 46,5' Bujur Timur (Kemerling, 19…
G. Ili Boleng terletak di P. Adonara, Kecamatan Waewerang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Gunung ini diamat dari sebuah Pos Pengamatan di Harubala, lk. 5 km arah Tenggara dari puncak. Untuk mencapai lokasi tersebut dapat dicapai dar Larantuka ke Waewerang menggunakan perahu motor lk. 2 jam kemudian dari Waewerang ke Pos pengamatan menggunakan kendaraa bermotor sampai di Desa Harub…
Jumlah gunungapi yang dipantau/diamati secara visual maupun kegempaan oleh Seksi Pengamatan Wilayah Bali dan Nusatenggara untuk saat ini sebanyak 21 gunungapi yang tersebar di beberapa pulau yaitu: 2 gunungapi di P. Bali, 1 gunungapi di P. Lombok, 2 gunungapi di P. Sumbawa, di P. Lomblen dan 1 gunungapi di P. Pantar. Ke 21 gunungapi tersebut diamati secara menerus baik secara visual (pemeriksaa…
Maksud kegiatan lapangan yang dilakukan di G. Sangeangpi dan G. Lewotobi pada Juni 2000 adalah melakukan pengamatan dengan cara visual dan kegempaan. Pada kesempatan tersebut dimanfaatkan pula memelihara dan memperbaiki seismograf. Seismograf di G. Sangeangapi berhasil diperbaiki dan telah beroperasi dengan baik, sedangkan di Lewotobi belum berhasil karena tidak ada cadangan seismometer.
Dalam rangka melaksanakan salah satu tolak ukur pekerjaan pada Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi, kami telah ditugaskan untuk melaksanakan pekerjaan Pengamatan G. agung pada bulan Mei - Juni 2000. Pekerjaan yang dilakukan disamping pengamatan kegiatannya sekarang dan masa lampau juga dilakukan pemasangan jaringan seismometer di sekitar G. Agung dari satu stasiun menjadi empat stasiun.
Gunung Wai sano berada di wilayah kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu gunungapi aktif tipe C dimana aktivitas vulkaniknya tidak diketahui sejak 1600. Evolusi Gunung Wai Sano berhubungan dengan aktivitas tektonik berupa pensesaran berarah timurlaut-baratdaya dan baratlaut-tenggara, yang di ikuti oleh pengangkatan dan vulkanisma.