Gunungapi ljen merupakan gunungapi strato berdanau kawah yang terletak di Kecamatan Licin dan Kecamatan Sempol, Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso, Jawa Timur. Gunung ini berjarak sekitar 33 km dari Banyuwangi dengan posisi geografi sekitar 8°03' 30" LS dan 114°14' 30" BT. Ketinggian danau kawah G. Ijen mencapai 2145 m dan tepi kawahnya mencapai 2386 dari permukaan laut [1]. Saat ini kawah Ij…
Gunungapi Galunggung merupakan gunungapi strato yang berada di blok tektonik Priangan bagian selatan. Gunungapi Galunggung terakhir kali meletus pada tahun 1982-1983. Sifat letusannya magmatik eksplosif dan strombolian yang umumnya diakhiri dengan pembentukan sumbat atau kubah lava. Produk letusan berupa hujan abu, lumpur, awan pana, dan aliran piroklastik.
Gunungapi Galunggung merupakan gunungapi strtao yang berada di blok tektonik Priangan bagian selatan, yaitu G. Malabar, G. Patuha, G. Wayang, G. Papandayan, G. Guntur, G. Cikuray, dan G. Galunggung itu sendiri. Gunungapi Galunggung terakhir kali meletus pada tahun 1982 - 1983. Sifat letusannya magmatik eksplosif dan strombolian yang umumnya diakhiri dengan pembentukan sumbat atau kubal lava.
Gunungapi Galunggung adalah gunungapi aktif tipe A yang terletak di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Gunungapi ini termasuk gunung yang jarang meletus. Namun letusan tahun 1982 mengejutkan semua orang bahwa gunungapi yang disangka tidur panjang akhirnya melepas energinya dalam bentuk letusan besar dan berlangsung lama.
G. Gede (2958 m dpl) merupakan gunungapi aktif, terletak di wilayah Kabupaten Cianjur, Sukabumi dan Bogor, Propinsi Jawa Barat. Di sekeliling G. Gede ini terdapat objek-objek penting meliputi kawasan pemukiman, lahan pertanian, wisata, industri dan objek lain yang berpotensi terancam bahaya erupsi Gunung Gede.
Komplek Pegunungan Dieng terdiri dari dua gunungapi tipe A, yaitu G. Butak Petarangan dan G. Dieng. G. Butak Petarangan merupakan gunungapi strtao dengan ketinggian 2222 meter, kawahnya dikenal dengan nama Kawah Telaga Dringgo dan lapangan fumarolanya Condrodimuko, sedangkan G. Dieng merupakan pegunungan yang memiliki banyak kerucut dan banyak lapangan fumarolanya.
Secara administratif G. Kelud termasuk dalam tiga wilayah administratif yaitu Kabupaten Kediri, Blitar, dan Malang, Propinsi Jawa Timur. Gunung Kelud (1731 m dpl) meruapakan salah satu gunungapi strtao aktif Tipe A yang ebrada di wilayah padat penduduk. Menurut catatan sejarah kegiatannya, erupsi G. Kelud telah menimbulkan banyak korban manusia dan harta benda.
Gunung Papandayan merupakan gunungapi aktif tipe A strato dengan tinggi 2665 m dpl (di atas permukaan laut) memiliki beberapa kawah aktif diantaranya: kawah Emas, kawah Manuk, kawah Nangklak dan kawah Baru. Erupsi yang tercatat diantaranya pada tahun 1772, 1923-1925, 1942 dan 2002. Pada Erupi tahun 1772 longsor dan awanpanas terjadi yang menyebabkan 2951 orang menjadi korban.
Kompleks G. Bromo - Tengger terdiri dari dua buah kaldera yang saling tumpang tindih. Sebagian area kaldera tua hilang akibta pemunculan kaldera yang lebih muda. Dasar kaldera ini mempunyai ketinggian lebih kurang 2100 m di atas permukaan laut dan sebagai besar tertutup oleh endapan pasir lepas. Tinggi dari tebing kaldera ini lk. 150 - 1500 m dari lautan pasir.
Gunungapi Salak merupakan gunungapi tipe strato, dimana tubuh gunung dibangun oleh perlapisan antara aliran lava dan endapan piroklasyik secara bergantian. Gunung Salak ini salah satu gunungapi tipe A yang secara administratif masuk dalam wilayah tinggat II Sukabumi dan Bogor. Gunungapi Salak memiliki dua buah dinding kawah yang berbentuk tapal kuda yang mengarah ke baratdaya dan utara-timurlaut.