Gunung Merapi terletak pada 4 wilayah Kabupaten, yaitu Kabupaten Sleman Provinsi D.I. Yogyakarta, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten di Provinsi Jawa Tengah. Gunung Merapi merupakan gunungapi tipe strato, dengan ketinggian 2948 meter dari permukaan laut, 20 meter lebih rendah dari ketinggian sebelum letusan 2010.
Pasca peningkatan vulkanik di tahun 2005, G. Tangkubanparahu kembali menunjukkan peningkatan aktivitas di bulan Agustus 2012 hingga stsatus dinaikkan menjadi Level II (Waspada) walaupun peningkatan tersebut hanya bertahan 1 bulan dimana status aktivitas diturunkan menjadi Normal (Level I). Peningkatan muncul kembali dengan terjadinya letusan freatik.
Sebagai salah satu gunungapi aktif di Indonesia, G. Papandayan memiliki karakteristik erupsi freatik dan freato-magmatik. Setalh erupsi 2002, aktivitas vulkanik G. Papandayan masih berfluktuasi. Setelah erupsi 2002, aktivitas vulkanik G. Papandayan menjadi level II (waspada) sejak tahun 2008 ketika terjadi peningkatan kegempaan.
G. Kelut (1731 m dpl) yang terletak 1650 m di atas dataran tinggi Kediri, merupakan salah satu gunungapi strato aktif Tipe A yang berada di wilayah pada penduduk. G. Kelut termasuk dalam tiga wilayah administratif yaitu Kabupaten Kediri, Blitar, dan Malang, Provinsi Jawa Timur. Menurut catatan sejarah kegiatannya, erupsi G. Kelut telah menimbulkan banyak korban manusia dan harta benda.
Arjuno Welirang merupakan salah satu gunungapi di Jawa Timur yang memiliki beberapa kerucut di kawasan puncaknya. Lima kerucut utama di kawasan puncak, yaitu Arjuno (3339 m), Bakal (2960 m), Kembar II (3126 m), Kembar I (3030 m), dan Welirang (3156 m), menjadi G. Arjuno - Welirang sebagai suatu komplek gunungapi.
Gunungapi Ijen merupakan gunungapi strato aktif bertipe A yang terletak di Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso, Jawa Timur. Pada bagian puncak G. Ijen terdapat suatu kawah hasil dari erupsi eksplosif yang terisi oleh air meteorik dan kondensat gas vulkanik membentuk suatu danau kawah. Air danau Kawah Ijen ini merupakan air asin hiperasam terbesar di dunia yang terjadi secara alami.
Gunungapi Tangkuban Parahu merupakan gunungapi aktif strato yang memiliki 9 kawah. Dua kawah utama di puncak adalah K. Ratu dan K. Upas berdiameter masing-masing sekitar 1000 m dengan kedalaman kawah sekitar 400 m. secara administratif terletak di dua Kabupaten, yaitu Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat. Erupsi G. Tangkuban PArahu yang tercatatat dalam sejarah adal…
Gunungapi Guntur adalah nama sebuah puncak dari suatu kelompok gunungapi yang tediri atas beberapa kerucut, yaitu: G. Masigit (2248 m) yang merupakan kerucut tertinggi, G.Parukuyan (2135 m), G. Kabuyutan (2049 m) dan G. Guntur (1801 m). Dari data sejarah letusan antara tahun 1800 sampai 1847 tercatat tidak kurang dari 21 kali letusan. Letusan itu berulang-ulang dalam tempo pendek, berlangsung p…
G. Tangkubanparahu adalah gunungapi strato tipe A yang berada dekat dengan pusat ibukota Provinsi Jawa Barat, yaitu Kota Bandung. Di bagian puncak G. TangkubanParahu terdapat 9 buah Kawah yaitu: Kawah Ratu, Kawah Upas, Kawah Baru, Kawah Lanang, Kawah Ecoma, Kawah Jurig, Kawah Siluman, Kawah Domas, Kawah Jarian, dan Kawah Panguyangan Badak.
G. Tangkuban parahu adalah gunungapi strato tipe A yang berada dekat dengan pusat ibukota provinsi Jawa Barat, yaitu Kota Bandung. Di bagian puncak G. Tangkuban parahu terdapat 9 buah Kawah yaitu: Kawah Ratu, Kawah Upas, Kawah BAru, Kawah Lanang, Kawah Ecoma, Kawah Jurif, Kawah Siluman, Kawah Domas, Kawah JArian, dan Kawah Panguyangan badak.