Letusannya G. Lokon cenderung bertipe letusan strombolian-vulkanian. Produk gunungapi lokon atau di kawah tompaluan berupa lava, aliran piroklastik dan jatuan piroklastik. Produk tersebut sangat membahayakan karena sangat dekat dengan aktivitas masyarakat. Bila terjadi letusan besar, maka bahya utama letusan G.Lokon atau bahaya primer (bahaya langsung akibat letusan) adalah luncuran awan panas,…
Gunung lokon berlokasi di Tomohon-Sulawesi Utara merupakan salah satu gunungapi yang sering meletus. Berdasarkan bentuk morfologinya, Puncak Lokon berdampingan dengan puncak Empung dengan jarak antara keduanya 2,3 km sehingga merupakan gunung kembar, oleh karena itu sering disebut Kompleks Lokon-Empung. Pada punggunan (Sadel) antara G. Lokon dan Empung terdapat Kawah Tompaluan (1210 m dpl) yang…
Aktivitas vulkanik dari kompleks G. Lokon-Empung saat ini terjadi pada kawah Tompaluan yang terletak di pelana antara kedua gunungapi tersebut. Meskipun aktivitas dari erupsi-erupsi yang terjadi saat ini dari kawah tersebut, tapi dikenal sebagai erupsi yang berasal dari G. Lokon. G. Lokon adalah kerucut gunungapi yang paling tinggi dan dengan mudah dikenali dari daratan sekitarnya bila dilihat …
Lokon merupakan gunungapi yang terletak lebih kurang 800 meter diatas dataran Tondano yang memiliki dua puncak, Yaitu puncak Lokon dan Empung. Puncak tertinggi disebut G. Lokon, memiliki puncak yang datar dan tanpa kawah, dengan ketinggian 1580 mdpl. Puncak kedua dan lebih muda adalah G. Empung, berketinggian 1340 mdpl dan memiliki kawah berdiameter lk 400 meter kedalaman Lk.150 meter. Di pelan…
Gunungapi Lokon yang terletak di Sulawesi Utara yang dalam sejarah letusannya sejak tahun 1949, selang waktu terjadinya letusan bervariasi antara 1-4 tahun, rata-rata 3 tahun. Berdasarkan catatan sejarah letusan, pada umumnya letusan G. Lokon adalah letusan abu disertai lontaran batu pijar, kadang-kadang mengeluarkan lava pijar dan awan panas. Letusannya umumnya berlangung beberapa hari. Letusa…
Gunung Lokon merupakan salah satu gunungapi aktif dianatra lima gunungapi aktif yang ada di Minahasa. Komplek Lokon terdiri dari dua puncak, yaitu Gunung Lokon dan Empung. Puncak Tertinggi Gunung Lokon yatu 1580 m dml, disini terdapat triangulasi P112, sedangkan puncak Gunung Empung berketinggian 1340 dml. Pada punggungan (sadel) antara Gunungapi Lokon dan Empung terdapat kawah Tompaluan (1210 …
Di sepanjang P. Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan Sulawesi Utara tersebar sebanyak 129 buah gunungapi aktif, 79 gunungapi diantaranya dianggap berbahaya. Selama dua abad terakhir tidak kurang dari 200.000 jiwa yang menjadi korban letusannya dan tidak terhitung kerusakan harta bendanya. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi, bertanggung jawab untuk melakukan…
Dari sekian banyak gunungapi aktif yang ada di wilayah Indonesia bagian timur, G. Lokon, merupakan salah satu gunungapi aktif yang teletak di daerah Minahasa, Sulawesi Utara. Letusan terakhir G. Lokon terjadi tahun 2003 G. Lokon, selama kurun waktu Februari hinggal April 2003,. Selama kurun waktu tersebut gempa letusan yang tercatat seismograf sebanyak 31 kejadian. Hasil pengolahan data penguku…
Dari sekian banyak gunungapi aktif yang ada di wilayah Indonesia bagian timur, G. Lokon, G. Mahawu dan G. Soputan merupakan gunungapi aktif yang letaknya hampir berdekatan, letaknya di daerah Minahasa-Sulawesi Utara, G. Lokon terdiri dari dua puncak, yaitu G. Lokon dan G. Empung. Puncak tertinggi dari G. Lokon, yaitu 1580 m dml terdapat triangulasi P112, sedangkan puncak G. Empung berketinggia…
Kebijakan Pemerintah dalam pelaksanaan Otonomi Daerah akan berimplikasi terhadap upaya-upaya Pemerintah Daerah Setempat untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumberdaya alam yang dimilikinya. Khususnya daerah yang berada di kawasan gunungapi, pemanfaatan lahan dan sumberdaya gunungapi lainnya akan menjadi salah satu alternatif dalam upaya peningkatan pendapatan pendapatan asli daerah.