Salah satu fenomena alam yang terjadi sejak bumi ini terbentuk, yaitu erupsi gunungapi. Fenomena ini sejak adanya peadaban dan kehidupan manusia menjadi bencana alam yang kedatangannya tidak dapat diduga secara pasti kapan terjadinya, yang dapat merusak sarana dan prasarana untuk menunjang kelangsungan hidup.
Dalam rangka memonitor kegiatan G. Raung, secara kontinyu dilakukan pengamatan kegempaannya dari pos G. Raung . Rambat gelombang gempa akibat adanya magma naik yang menyebabkan retakan - retakan pada batuan yang dilewati, dicatat dalam bentuk grafik yang menunjukkan besar & kecilnya aktivitas dari dalam gunungapi tersebut.
Penyelidikan geofisika menggunakan metode gaya berat, geomagnet, dan geolistrik telah dilakukan di daerah panas bumi Wae Sekat, Kecamatan Kepala Madan, Kabupaten Buru Selatan, dengan luas area $5 \times 6$ km$^2$. Manifestasi panas bumi yang teridentifikasi berupa mata air panas Wainoso 1 dan 2 dengan suhu antara 60–90°C dan pH netral, yang berada pada tatanan geologi berupa perbukitan curam…
Penelitian metoda potensial diri (SP) yang dilakukan di gunung Slamet sesuai dengan rencana anggara Proyek Penyelidikan Gunungapi dan Panasbumi, Seksi Vulkano Fisika, Sub.Dit. Analisa Gunungapi, Dit. Vulkanologi, tahun anggaran 1989/1990.
G. Lokon yang terdiri dari Puncak Lokon dan G. Empung merupakan gunung api aktif yang letusannya telah dikenal sebagai eksplosif. Frekuensi letusannya menunjukan peningkatan terhadap selang waktu terjadinya letusan. Hal ini dapat dilihat dari sejarahnya dimana sebelum th.1800 mempunyai selang waktu letusan yang sangat lama (400th), meningkat 2 kali terjadi letusan dalam kurun watu 100 tahun kem…
Kegiatan penyelidikan umum lithium dengan metode geologi, geokimia dan geofisika di Kabupaten Grobogan dan sekitarnya, Provinsi Jawa Tengah dimaksudkan untuk mengetahui informasi potensi dan sifat fisik batuan bawah permukaan yang berkaitan dengan endapan lithium berdasarkan data geofisika, geologi dan geokimia di Kabupaten Grobogan dan sekitarnya, Provinsi Jawa Tengah, tujuannya adalah untuk m…
Gunung Salak merupakan sebuah gunungapi tipe A yang terdapat di pulau Jawa, Indonesia, Gunung ini mempunyai beberapa puncak, di antaranya Puncak Salak I dan Salak II. Letak astronomis puncak gunung ini ialah pada 6°43' LS dan 106°44' BT. Tinggi puncak Salak 1 2.211 m dan Salak II 2.180 m dpl. Ada satu puncak lagi bemama Puncak Sumbul dengan ketinggian 1.926 m dpl.
Gunung Gamalama (1715 meter dpl) merupakan gunungapi bertipe strato (Gambar 1) yang terletak di Pulau Ternate, sebelah barat Pulau Halmahera. Sejarah letusannya menunjukkan bahwa sejak tahun 1538 Gunung Gamalama tergolong gunungapi yang sering meletus. Hingga tahun 1770 interval letusannya selalu panjang, rata-rata lebih dari 10 tahun, tetapi sejak tahun 1771 sampai dengan tahun 1994 interval l…