Bahan galian industri adalah mineral industridan batuan, yaitu semua bahan galian di luar minerallogamdan radioaktif yang mempunyai kegunaan langsung untuk berbagai industri. Menurut undang-undangdan peraturan yang berlaku tentang penggolongan bahan galian (PP No. 27/1980), maka sebagian besar bahan galian industri termasuk bahan galian Golongan C. Secara geologi …
Daerah penyelidikan tersusun atas satuan batuan mulai dari batuan malihan hingga aluvium, mencakup berbagai formasi sedimen dan batuan gunungapi. Inventarisasi menunjukkan potensi bahan galian yang beragam, antara lain bentonit, kaolin/illit, pasir kuarsa, andesit–basal, trass, marmer, belerang, fluorit, dan lainnya. Beberapa komoditas dinilai prospektif, terutama bentonit di Pulau Pengas dan…
Penyelidikan ini dilaksanakan sebagai bagian dari tugas Seksi Batumulia dalam eksplorasi dan inventarisasi sumber daya mineral. Lokasi penyelidikan dipilih berdasarkan Peta Geologi Lembar Padangsidempuan dan Sibolga (1982), khususnya pada satuan batuan Serpentinit Huraba yang terdiri atas serpentinit, peridotit, dan piroksenit, yang diduga berasosiasi dengan mineral jadeit. Selain itu, penyelid…
Penyelidikan lanjutan ini dilakukan pada daerah Sungailasi (Kabupaten Solok) dan Tanjunglolo (Kabupaten Sawahlunto–Sijunjung) sebagai tindak lanjut hasil penyelidikan tahun anggaran 1989/1990, dengan luas wilayah sekitar 90 km². Di Sungailasi dijumpai bahan galian berupa granit, granodiorit, andesit, dan pasir dengan jumlah cukup melimpah serta berpotensi untuk ditindaklanjuti berdasarkan ha…
Indonesia memiliki potensi sumber daya bahan galian industri yang cukup besar dan telah banyak diusahakan baik dalam skala kecil oleh masyarakat,maupun dalam skala besar. Seiring dengan berkembangnya industri manufaktur,konstruksi dan pertanian yang cukup pesat pada saat ini,secara langsung telah meningkatkan kebutuhan dan permintaan pasar bahan galian industri. Oleh karena perkemba…