Si raksasa Lawu, yang samasekali lepas dari gunungapi lain, menjulang bagaikan suatu kerucut raksasa dari dataran Solo dan Madiun, menurut Prof. Veth agak dianaktirikan oleh para penyelidik Jawa. Hanya Junghuhn mendaki gunung ini dalam 1838 dan melukiskan masif gunungapi sesungguhnya secara teliti dan bersemangat. Pembahasan, yang oleh Veth disebut seperti dari seorang ahli, kini masih menggamb…
Dalam laporan kemajuan pertama ini terkandung hasil-ha sil penyelidikan geologi pendahuluan yang berupa pe ngenalan Stratigrafi, Gemorfologi dan Struktur Geologi. Laporan ini masih bersifat sementara, sehingga dalam penelitian lebih lanjut akan ada perubahan-perubahan atau penambahan data yang lebih baik.
Dalam laporan kemajuan pertama ini terkandung hasil-ha sil penyelidikan geologi pendahuluan yang berupa pe ngenalan Stratigrafi, Gemorfologi dan Struktur Geologi. Laporan ini masih bersifat sementara, sehingga dalam penelitian lebih lanjut akan ada perubahan-perubahan atau penambahan data yang lebih baik.
Dari tanggal 10 Mei 1981 sampai dengan tanggal 29 Mei 1981 saya ditugaskan oleh Kepala Seksi Pemetaan Topografi untuk mengadakan pengukuran peningkatan lokasi - lokasi titik pengukuran kelandaian lereng (Benchmark) dengan titik triangulasi yang ada disekitarnya menurut SPPD No. 278/P/81, tanggal 9-5-81.
G. Lawu terletak diperbatasan antara Jawa Tengah - Jawa Timur pada lokasi geografis 7o37,5' lintang selatan dan 111o111,5. Bujur Timur
Dari tanggal 10 Mei 1981 sampai dengan tanggal 29 Kai1981 saya ditugaskan oleh Kepala Seksi Pometsan Topografi untuk mongadakan pengukuran pongikatan lokasi-lokasi titik pengukur-an kelandeion lereng (Benchmark) dengan titik triangulasi yang ada disekitarnya menurut SPPD No. 278/P/81 tanggalny 9-5-1981 Sedang daerah-daerah yang harus diukur topografinya terletak dikampung Benteran/Tapok, kampun…
Sejak akhir 1978 di sekitar G. Lawu digoncang oleh getaran gempabumi yang makin hari makin sering dan makin besar intensitasnya. Dikuatirkan letusan gunungapi akan merupakan kegiatan susulan yang terjadi, sekalipun G. Lawu sejak 1600 tidak pernah dicatat peningkatan kegiatannya. Penganar an dilakukan secara darurat dan berkala, diantaranya dengan menggunakan sistem tripartit. Pengamatan tersebu…
Pemetaan tahap kedua dilakukan mulai 3 - 28 Januari 1981. Pada kesempatan pemetaan ini diarahkan kepada pembuktian terhadap hasil - hasil yang telah diperoleh pada pemetaan tahap pertama serta perluasan daerah pemetaan. Personil pemeta tetap berjumlah lima orang seperti sebelumnya.
Pemetaan ini merupakan kegiatan tahap I yang berlangsung selama kurang lebih 1 bulan. Dalam laporan kemajuan pertama ini terkandung hasil - hasil penyelidikan geologi pendahuluan yang berupa pengenalan Stratigafi, Gemorfologi, dan Struktur Geologi.