Letusan besar 1991-1992 meninggalkan sumbat lava di dasar kawah. Sumbat lava ini terbongkar pada letusan Januari-Maret 2003 dan menghasilkan lubang baru di dasar kawah. Letusan lainnya terjadi pada tahun 2006, 2010 dan terakhir 2014. Kegiatan vulkanik G. Lokon saat ini terjadi pada kawah Tompaluan yang terletak pada pelana yang menhubungkan puncak G.Lokon dan G. Empung. Lokon sudah mengalami ti…
Berdasarkan klasifikasi gunungapi di Indonesia, gunung Batur merupakan gunungapi aktif tipe A. Gunungapi Batur memiliki kaldera terbesar dan terindah di dunia (van bemmelen, 1979, dalam data dasar gunungapi Indonesia). Danaunya yang dinamakan Danau Batur menempati bagian timur dan tenggara kaki G. Batur pada zona di antara Kaldera I dan II. Bentuknya menyerupai bulan sabit dengan panjang l. 7,5…
Kegiatan penyelidikan di lakukan dalam rangka melakukan evaluasi dan untuk mengetahui perkembangan aktivitas setelah terjadinya letusan G. Merapi 14 Juni 2006. Seperti telah diketahui, berbagai penyelidikan telah dilakukan sebelum, saat dan sesudah peningkatan aktivitas G. Merapi tersebut. Kegiatan penyelidikan yang telah dilakukan antara lain dari aspek geologi dan geokimia.
Gunungapi Galunggung (2168 m dpl) termasuk gunungapi tipe A yang berbentuk strato, mempunyai kerucut sinder di dalam danau kawahnya yang terletak di bagian puncaknya serta kawah besar berbentuk telapak kaki kuda yang menghadap ke arah tenggara. Sebelum letusan tahun 1982/1983 terdapat beberapa kawah antara lain: kawah Guntur, kawah siang, kawah warirang, kawah karso, kawah cekok dan kawah Hejo …
G. Guntur merupakan salah satu gunungapi aktif termuda yang ada di dalam kompleks G.Guntur. Letusan terakhir terjadi pada tahun 1847 berupa letusan efusif yang menghasilkan lava, dan sampai saat ini kegiatan letusan tersebut tidk/ belum terjadi lagi, yang ada berupa solfatara/fumarola. Sejak letusan terakhir hingga sekarang gunungapi ini telah beristirahat selama 154 tahun, dan selama waktu ter…
Gunung Gede (2958 m dpl.) termasuk gunungapi tipe A yang berbentuk strato, mempunyai beberapa kawah di puncaknya yaitu; Kawah Gumuruh, Gedeh, Sela, Ratu,Lanang, wadon dan kawah baru. Gunungapi ini membentuk gunungapi kembar dengan G. Pangrango (3019 m dpl.) yang lebih tua telah padam (Neuman Van Padang, 1951).
De verhoogde werking van den Dempo in de eerste vier maar maandenvan 1934 bestaande uit asch- en moddererupties en het verzoek van de Koloniale Bank een plaatselijk onderzoek naar den toestand van den vulkaan en het gevaar, dat eventueel voor ondernemingen dezer maatschappij te duchen valt, was aanleiding, dat deze vulkaan in de eerste helft juni door steller dezes nader onderzocht werd.
Hasil dari penyelidikan ini selain ada penambahan daerah yang dipetakan yaitu daerah bagian Barat, Timur dan Uta-ra puncak Galunggung serta beberapa batas daerah sekitar nya, juga terdapat perbaikan serta penambahan data.
Sesuai dengan Rencana Kerja Seksi Pemetaan Geologi en-dapan gunungapi, maka pada tanggal 16 Oktober 1980 te-lah berangkat tim pemetaan sebanyak 10 orang untuk me lakukan pemetaan daerah gunung Lawu/Kukusan dan seki tarnya.
Penyelidikan ini dimaksudkan untuk mengetahui dan mempelajari aspek geomorfologi yang berkembang di Gunung Tangkuban Parahu dan sekitarnya, diantaranya adalah aspek Morfogenesa, Morfokronologi, Morfometri, dan Morfografi.