Dalam Repelita VI tahun ke 3, tahun anggaran 1997/1998 Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi menugaskan Tim Pemetaan Topografi, Sub. Dit Pemetaan Gunungapi untuk melakukan pemetaan topografi daerah puncak/kawah gunungapi. Pemetaan topografi puncak/kawah gunungapi mempunyai maksud dan tujuan untuk mengetahui bentuk topografi daerah puncak/kawah dari sebuah gunungapi, guna menyiapkan data/…
Pemetaan topografi puncak/kawah Gunung Dukono mempunyai maksud dan tujuan untuk mengetahui bentuk topografi dan situasi disekitar puncak/kawah disamping mengetahui perubahan bentuk kawah, bibir kawah dan detail lain sehingga dapat menunjang berbagai disiplin ilmu (khususnya dilingkungan Direktorat Vulkanologi) dalam rangka penelitian kegiatan Gunung Dukono.
Pada tanggal 15 -13- 1981, kami ditugaskan oleh Kepala Seksi Pemetaan Topografi untuk melakukan pengukuran topografi terkahir yang ada ukuran Sdr. Samud W. Tahun 1977 di perkirakan sudah banyak perobohannya, setelah antara tahun 1977 sampai dengan tahun 1981 sering terjadi kegiatan.
Dengan SPPD No. 2220/P/85 penulis ditugaskan untuk melanjutkan pemetaan topografi K.Badak, yang sebelumnya untuk tahap I telah dikerjakan mulai jalan lintas perkebunan Gambar dengan perkebunan Candisewu sampai dan Salam, yang dilaksanakan penulis pada bln Mei 1985
Sigi kelandaian lereng sekitar G. Tangkuban Parahu dimaksudkan untuk memonitor kegiata tersebut dihubungkan dengan perubahan harga kelandaian lereng yang dihasilkan dari pengukuran kelandaiannya.
Pada Oktober, Desember 1985 dan Januari 1986, penulis bersama E. Sihat di tugaskan untuk mengadakan pemetaan topografi di sekitar K. Besuk Sarat, Besuk Kembar, Besuk Bang, K. Lengkong yang termasuk kecamatan Pronojiwo kabupaten Lumajang. Pemetaan ini merupakan lanjutan pemetaan terdahulu di bagian selatan K. Glidik, dimana kali-kalinya berhulu dibagian lereng gunung Semeru bagian selatan. Kuran…
Dalam rangka melaksanakan kegiatan lapangan Pemetaan Topografi dan Pengukuran Deformasi, penulis berdasarkan Sppd no. 1012/R/85 ditugaskan ke gunung Kelut bagian baratdaya untuk memetakan topografi daerah lahar Berni termasuk Desa Candirejo, Kec. Ponggok, Kab. Blitar, Prop. Jawa Timur. Lamanya pekerjaan di daerah tersebut 30 hari mulai Juli hingga 2 Agustus 1985.
Berhubung adanya desas desus bahwa pertengahan Oktober 1985 terjadi letusan Gn. Galunggung, maka penulis dan K. Resti kajaya dibantu Sdr. Kosim Al Sukar sebagai pengemudi D 3511 W ditugaskan ke Gn. Galunggung dengan Sppd No. 2399/P/85, selama 14 hari untuk mengadakan penelitian dan pemgukuran deformasi di sekitar G. Galunggung yaitu pada ketinggian 870 m dpl.
Pada tanggal 17-7-1985 penulis dan Sdr. E.Sihat dengan Sppd No. 1220/P/85, 1221/P/85 ditugaskan ke daerah ini guna mengadakan pemetaan yang baru. Dalam pelaksanaan pemetaan ini kami mempegunakan alat seperti : a) T.O. Wild Complit b) Rool meter c) Calculator d) Altimeter e) Peta - peta lapangan.
Dari tanggal 10 Mei 1981 sampai dengan tanggal 29 Kai1981 saya ditugaskan oleh Kepala Seksi Pometsan Topografi untuk mongadakan pengukuran pongikatan lokasi-lokasi titik pengukur-an kelandeion lereng (Benchmark) dengan titik triangulasi yang ada disekitarnya menurut SPPD No. 278/P/81 tanggalny 9-5-1981 Sedang daerah-daerah yang harus diukur topografinya terletak dikampung Benteran/Tapok, kampun…