G. Ruang merupakan salah satu gunung api aktif di Indonesia yang tercatat terakhir kegiatannya pada tahun 1949. Gunung api bertipe strato ini berada pada posisi geografi 217° LU dan 12,5° BT, masuk dalam wilayah Kabupaten Sangir Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, merupakan pulau gunung api seluas 5 x 4 km, tinggi 714 m di atas muka laut. Kegiatannya yang terakhir menyisakan lidah kubah lava di …
Berbagai metode penyelidikan telah diterapkan untuk mengetahui dan mengenali karakteristik suatu gunung api. Geologi, geofisika, Geokimia didukung oleh sistem instrumentasi dan sistem satelit terus melakukan studi agar sistem pemantauan terhadap gunung api dapat membuahkan hasil. Metoda seismik, hingga kini diakui sebagai ujung tombak dalam peman taun suatu gunungapi, terbukti kehandalan metoda…
Gunung Ambang dengan ketinggian 1795 dari permukaan laut, merupakan salah satu gunung api aktif di Minahasa. G. Ambang terletak di kecamatan Modayak dan Modoinding, Daerah Tingkat II Bolaangmongondow Provinsi Sulawesi Utara dengan posisi 0°44'30" Lintang Utara dan 124°24'30" Bujur Timur (gambar1). Penyelidikan gayaberat dimaksudkan untuk mengumpulkan salah satu data gaya berat gunungapi di In…
G. Ambang di Sulawesi Utara (Gb.1) merupakan salah satu gunung api aktif di Minahasa yang terletak pada lembah terban tektonik Limboto (Akbar, 1992). Ketinggian puncaknya mencapai 1795 m. Menurut Van Padang (1951) tubuh G. Ambang terbentuk oleh erupsi lava dan diketahui erupsi magmatik pertama telah berlangsung 240.000 tahun yang lalu dan yang kedua 35000 tahun yang lalu. Adapun kegiatan saat i…
Laporan ini dimaksudkan sebagai realisasi dari hasil penyelidikan petrokimia G. Soputan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara mulai tanggal 30 April - 19 Mei 1994 dalam rangka pelaksanaan proyek Penyelidikan Gunung Api dan Panas Bumi Tahun anggaran 1994/1995. Dalam penyelidikan ini mempergunakan Peta Topografi dan Peta Geologi Komplek Gunungapi Soputan dan Sekitaranya, Minahasa, Sulawesi Utara sk…
G. Lokon yang terdiri dari Puncak Lokon dan G. Empung merupakan gunung api aktif yang letusannya telah dikenal sebagai eksplosif. Frekuensi letusannya menunjukan peningkatan terhadap selang waktu terjadinya letusan. Hal ini dapat dilihat dari sejarahnya dimana sebelum th.1800 mempunyai selang waktu letusan yang sangat lama (400th), meningkat 2 kali terjadi letusan dalam kurun watu 100 tahun kem…
Didalam keputusan Menteri Pertambangan dan Energi No. 1892/KPTS/Pertambangan/1984 maka menurut pasal 404 Sub Direktorat Analisa Gunung api mempunya fungsi yaitu, Melakukan penyelidikan dan pengelolaan laboratorium lapangan G. Merapi di Jawa-Tengah, melakukan penyelidikan petrokimia, gas dan uap panas bumi, serta melakukan perancangan, perakitan, perbaikan, pengembangan dan percobaan instrumenta…
G. Awu terletak di ujung baratlaut P.Sangir-Besar pada posisi geografi 3°40' Lintang Utara dan 125°30' Bujur Timur, tingginya lk. 1320 m dari muka laut (Peta 1). Kawah G. Awu merupakan sebuah kawah tunggal berukuran 1550 x 1200 m2 dan berair sehingga merupakan sebuah da- nau, volumnya ditaksir 3,47.106m3'. Air danau kawah ini lah yang merupakan salah satu unsur bahaya erupsi, karena dapat men…
Sub Direktorat Analisa Gunung Api, berdasarkan pasal 404 keputusan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 1892/KPTS/M/Pertambangan/1984, mempunya fungsi: - Melakukan Penyelidikan dan Pengelolaan laboratorium lapangan G. Merapi di Jawa Tengah - Melakukan penyelidikan Vulkano-Fisika - Melakukan Penyelidikan Petrokimia, gas dan uap panasbumi dst.
G. Soputan terletak di Sulawesi Utara, termasuk kedalam type gunungapi strato dengan kerucut parasitnya Aeseput dan Aeseput Weru. Puncak tertingginya mencapai ketinggian 1783,7 m diatas muka laut. Geologi G. Soputan termasuk didalam peta geologi bersistim dari Lembar manado, Sulawesi Utara. Daerah ini terdiri dari satuan batuan gunungapi berumur Tersier dan Kwarter. G. Soputan dan sekitaranya d…