Gunung Awu merupakan gunungapi yang terletak di Pulau Sangir Besar, Kabupaten Sangir Talaud, Provinsi Sulawesi Utara. Sejarah pembentukan G. Awu sangat erat kaitannya dengan gunungapi-gunungapi yang berada di sekitarnya misalnya seperti G. Tahuna, G. Posong dan G. Awu Tua. Dilihat dari arah kelurusan vulkaniknya, dapat diperkirakan bahwa gunungapi-gunungapi di atas (lebih umumnya di dalam P. Sa…
Gunungapi soputan merupakan salah satu gunungapi aktif yang kegiatannya di tandai dengan terjadinya guguran-guguran pada kubah lavanya. Gunungapi tipe strato ini terletak di kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Dalam sejarah kegiatannya G. Soputan mulai meletus tahun 1785. Saat itu letusan berasal dari kawah utama, kemudian berturut turut terjadi dari tempat yang sama pada tahu 1786, 188…
Gunungapi Soputan merupakan salah satu gunungapi aktif yang kegiatannya ditandai dengan terjadinya guguran-guguran pada kubah lavanya. Gunungapi tipe strato ini terletak di kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Dalam sejarah kegitannya G. Soputan mulai meletus tahun 1785. Saat itu letusan berasal dari kawah Utama, kemudian berturut-trut terjadi dari tempat yang sama pada tahun 1786,1833,1…
G. Mahawu merupakan gunungapi bertipe strato yang terletak di kota Tomohon, Sulawesi Utara. Sejarah kegiatan yang tercatat dalam waktu sejarah sebagian besar berupa letusan freatik dan freato magmatik, sedangkan yang bersifat murni magmatis relatif tidak terjadi (Effendi, 1993). G. Mahawu menurut data dasar gunungapi Indonesia (Kusumadinata, K., 1979), setelah tahun 1789 telah terjadi 3 kali le…
G. Lokon yang terdiri dari Puncak Lokon dan G. Empung merupakan gunung api aktif yang letusannya telah dikenal sebagai eksplosif. Frekuensi letusannya menunjukan peningkatan terhadap selang waktu terjadinya letusan. Hal ini dapat dilihat dari sejarahnya dimana sebelum th.1800 mempunyai selang waktu letusan yang sangat lama (400th), meningkat 2 kali terjadi letusan dalam kurun watu 100 tahun kem…
Gunung Ijen merupakan gunungapi bertipe strato yang terletak di Kab. Banyuwangi dan Bondowoso - Jawa Timur. G. Ijen terletak di bagian ujung timur Pulau Jawa mulai dari selat Bali sampai Bondowoso yang meliputi luas 500 km2, terdiri dari endapan vulkanik antara lain abu gunungapi, lapili, bom gunungapi dan leleran lava. Letusn yang pernah terjadi adalah freatik dan magmatik.
Gunung Salak merupakan sebuah gunungapi tipe A yang terdapat di pulau Jawa, Indonesia, Gunung ini mempunyai beberapa puncak, di antaranya Puncak Salak I dan Salak II. Letak astronomis puncak gunung ini ialah pada 6°43' LS dan 106°44' BT. Tinggi puncak Salak 1 2.211 m dan Salak II 2.180 m dpl. Ada satu puncak lagi bemama Puncak Sumbul dengan ketinggian 1.926 m dpl.
Gunungapi Gede merupakan gunungapi aktif yang berada di tiga wilayah kabupaten yaitu Bogor, Sukabumi dan Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Gunungapi Gede merupakan gunungapi strato dengan ketinggian puncak mencapai 2958 d. dpl dan terdapat 7 buah kawah yang masih aktif di area puncak yaitu kawah Gemuruh, Gede, Sela, Ratu, Wadon, dan kawah Baru (Berita berkala vulkanologi Edisi G. Gede, 1990).
Gunungapi Arjuno-Welirang menurut Neuman Van Padang (1951) diklasifikasikan sebagai gunungapi type B, namun setelah terjadi letusan samping tahun 1952, menurut Hadikusumo tahun 1957 memasukkannya kedalam klasifikasi type A. Sedangkan Kusumahdinata (1979) dalam buku Data Dasar Gunungapi Indonesia, G. Arjuno-Welirang termasuk kedalam 8 gunungapi type A yang belum dibahas karena masih meragukan.
Berdasarkan letusan sebelumnya karakter letusan G. Galunggung adalah letusan yang sangat dahsyat (berlangsung secara singkat atau lama) yang diakhir erupsi kubah lava (1918) dan pembentukan kerucut sinder serta leleran lava (1983). Untuk mengetahui produk letusan yang lebih tua lagi berdasarkan peta geologi. G. Galunggung.