Penulis ditugaskan untuk melakukann pengukuran dan pengamatan di K. Putih, akibat penyimpangan aliran lahar.
Untuk Melaksanakan dan mengerjakan pengamatan/pemeriksaan la- haran di daerah G. Kelut, maka dua orang tenaga ditugaskan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut, dan dua orang petugas tersebut ialah : 1. Sdr. Fx. Suharto dengan surat perintah perjalanan dinas No. 143/P/85, tanggal 15 April 1985, ditugaskan untuk pe- ngamatan laharan di K. Bladak. 2. Penulis (Sudarso) dengan Surat Perintah Perja…
Dengan maksud untuk mengetahui perubahan kegiatan secara visual dan pembentukan kubah lava G. Merapi pada waktu ini serta melihat segala perubahan keadaan sungai sehubungan dengan telah terjadinya aliran lahar dalam musim hujan ini.
Maksud dari kedua pemeriksaan ini adalah untuk melihat pe-rubahan kwgiatan dan pembentukan kubah leva G.Merapi dan peruba-han keadaan sungai dan tebing-tebingnya sehubungan dengan kemung kinan terjadinya peluapan/penyeleweng /penyelewengan bila terjadi aliran la har hujan dalam musim hujan ini.
Banjir lahar hujan tgl.25 November 1976, secara langsung ter- lepas dari tingkat kegiatan G.Merapi saat ini (pembentukan kubah lava). Penyebab utama peristiwa tersebut ialah hujan lebat yang turun di daerah lereng bagian atas.
Sehubungan dengan saran Sar. Sadjiman dari laporan pengamatan K. Putih dan K. Batang, tel. 8 Maret 1977, yaitu alangkah baiknya bi- la diadakan survey K. Blongkeng, K. Putih dan K. Bebeng, dan sesuai pula dengan rencana Seksi PEFAPI dalam triwulan IV tahun 1976/1977, maka penulis ditugankan oleh Kasi PETAPI ke sekitar hulu K. Pütih dan lain lain.
Gunung Merapi yang terletak di daerah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, merupakan gunung api pa- ling aktif di Indonesia dan seringkali menimbulkan ke- jutan bagi daerah sekitarnya. Kejutan-kejutan tersebut berupa bahaya aliran awan panas dan banjir lahar hujan yang melanda daerah lereng dengan mendadak. Lubang kegiatan erupsinya sering berpindah pindah setelah terjadinya-lo- tusan ya…
Adapun survey tersebut bertujuan, antara lain, ialah a. Untuk mengetahui kerusakan kerusakan yang diakibatkan lahar hujan b. Lokasi penyimpangan/Peluapan lahar hujan c. Desa desa yang kemungkinan dapat terkena penyimpangan/peluapan lahar hujan.
Pencemaran terjadi di sepanjang S. Ciwidey pada tgl.4 April 1978, akibat peningkatan secara mendadak kadar sulfat dan chlorida dalam air yang mengalir dari kawah Putih, G. Patuha. Sehubungan dengan peristiwa tersebut, dilakukan pe- meriksaan pada tgl. 12 14 April, diantaranya terhadap ke- giatan gunungapinya, penelaahan sebab musabab terjadinya pencemaran, geologi teknik dalam usaha pencegahan …
Sehubungan dengan saran Sdr. Sadjiman dari laporan pengamatan K. Putih dan K. Batang datanggal * Maret 1977, yaitu alangkah baiknya bila diadakan survey K. Blongkeng, K. Putih, dan K. Bebeng, dan sesuai dengan rencana seksi PETAPI.