Salah satu realisasi dari tugas nyata proyek penyelidikan dan pengamatan gunungapi, oleh staf pengamatan seksi jawa Bagian Timur, Subdit Pengamatan gunungapi, Direktorat Vulkanologi pada tahun anggaran 2002 adalah melakukan penyelidikan/pengamatan visual dan kegempaan gunungapi Raung, yang pelaksanaannya bersamaan dengan penyelidikan/pengamatan kompleks Kawah Dieng.
Gunungapi Raung atau Rawon termasuk gunungapi strato yang paling aktif, seperti gunung Merapi dan gunung Semeru, Tumbulah di sebelah Barat kompleks kaldera Ijen, termasuk di Kabupaten Bondowoso, Jember dan Banyuwangi propinsi Jawa Timur. Gunung raung merupakan gunungapi raksasa di bagian timur pulau jawa, yang memiliki kaldera di bagian puncaknya.
Berdasarkan data geologi bahwa pusat letusan G. Raung pada pra-sejarah berpindah pindah, masing masing berurutan dari G. Wates, G. Pajuaran, G.Pajungan dan G. Raung. Di periode kegiatan G.Pajungan, pernah terjadi suatu letusan besar, disertai dengan longsoroan besar yang melanda bagian lereng barat G. Raung (Sutawidjaja dkk., 1987).
Salah satu realisasi dari tugas nyata Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi, oleh staf pengamatan Seksi Jawa Bagian Timur, Subdit Pengamatan Gunungapi, Direktorat Vulkanologi pada tahun anggaran 2000 adalah melakukan penyelidikan/pengamatan visual dan kegempaan gunungapi G. Raung yang pelaksanannya bersamaan dengan penyelidikan/pengamtan G. Kelut.
Dalam rangka melanjutkan serta menunjang program kerja Seksi Penginderaan Jauh, Sub direktorat Pemetaan Geologi Gunungapi. pada anggaran tahun 1984/1985, triwulan ketiga ini merenccanakan melakukan pemetaan geologi hasil penafsiran potret udara dan citra Landsat daerah G. Raung Jawa Timur
Berdasarkan Surat Perintah Perjalanan Dinas dari Pimpinan Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi tanggal 23 Mei 1980 Nomor 150/P/80, kami bersama Sdr. Toha ditugaskan ke puncak Gunung Raung.
Bertitik tolak dari berita yang dimuat dalam B.D.G no.22, tahun ke VII edisi Juli (1976), oleh Kepala Bagian Proyek WASAPI berdasarkan laporan dari pos pengawasan Kawah Ijen di Paltuding, menyatakan bahwa G. Raung meletus pada tgl 2-8 Juni 1976.
Menurut Neumann Van Pandang (1951, h. 153 - 154) gunungapi raksasa ini muncul di sebelah timur dari suatu deretan puing gunungapi yang berjurus barat laut - tenggara.
G. Raung merupakan salah satu gunungapi giat tipe A di Indonesia. Secara administratif gunung ini terletak di dalam wilayah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Sedang-kan secara geografi letaknya pada 8° 73' Lintang Sela-tan dan 114° 24' Bujur Timur
Dalam rangka melanjutkan serta menunjang program kerja Seksi Pengin- deraan Jauh, Sub Direktorat Pemetaan Geologi Gunungapi, pada anggaran tahun 1984/1985, triwulan ketiga ini merencanakan melakukan pemetaan geologi hasil penafsiran potret udara dan Citra Landsat daerah G.Raung Jawa Timur. Penafsiran potret udara/citra landsat daerah G.Raung didasarkan pada kriteria yang telah ditentukan sepert…