G. Ile Boleng (1659 m.), terletak di Kecamatan Adonara Timur, P. Adonara pada posisi geografi 8°20,5' Bujur Timur. Tipe gunungapi adalah strato, termasuk tipe A yang sering meletus. Letusan-letusan yang diketahui terjadi pada tahun-tahun 1885, 1888 1904, 1925, 1927, 1944, 1947, 1948, 1949, 1950, 1980, 1983 dan 1984. Dari sejarah letusan yang diketahui belum pernah G. Boleng meletus dengan heba…
Ili Boleng adalah gunung jang ternchir dalam kewa-djiban kami (Surjo, Amdijad dan Amat Suganda), untuk meme-riksa gunung2 dikepulauan Solor dan Alor. Disebabkan bousole jang kami bawa rusak, maka dari kawah hanja dapat dibunt sebuah pasmeting. Hal ini sangat sajang berhubung hingga kini belum Ingi ada peta dari kawah. Puln waktunja jang sangat sempit itu, tidak menung-kinkan untuk mengadakan pe…
Gunung Ili Boleng yang terletak di Pulau Adonara dengan titik ketinggian 1659 bukan merupakan monokoić lagi, sebab disamping dua gunungapi parasiter di lereng tenggara terdapat pula 4 kawah dipuncaknya, dua diantaranya cukup besar. Dari hasil penelitian kawahnya, yang masih menunjukkan kegiatan solfatara, adalah kawah yang terbesar yang terletak di lereng baratlaut dengan dua buah kelompok sol…
Gunung Ili Boleng yang terletak di Pulau Adondra dengan titik ketinggian 1659 bukan merupakan monokoid lagi, sebab disamping dua gunungapi parasiter di lereng tenggara terdapat pula 4 kawah dipuncaknya, dua diantaranya cukup besar. Dari hasil penelitian kawahnya, yang masih menunjukkan kegiatan solfatara, adalah kawah yang terbesar yang terletak di lereng baratlaut dengan dua buah kelompok solf…
Pemeriksaan terhadap G. Ili Boleng dilaksanakan sehubungan dengan laporan Sdr. M. A. Da Silva, seorang petugas dari Seksi Pengawasan Gunungapi di Ende (Flores). Laporan itu ditujukan kepada Pemerintah Daerah Setempat, mengenai letusan G. Ili Boleng pada tanggal 13 Juni 1975 yang lebih dahsyat jika dibandingkan dengan letusan yang pernah terjadi pada tanggal 21 dan 31 maret 1975.
Pemeriksaan terhadap G. Ili Boleng, Ili Werung dan G.Sirung dilakukan pada tgl. 7 Nopember s/d 16 Desember 1977 dengan tujuan utama adalah untuk mengetahui keadaan kegiatan gunungapi tersebut dibandingkan dengan keadaan pemeriksaan yang lampau.
On March 21 and 31 eruptions took place, discharging ash clouds about 1 kilometer high, which then drifted northeast until 5 kilome ters distant. Eruption products composed of ash, sand and lapilli mixed with sul-fur were deposited until a thickness of 2 centimeters above the villages of Lamalota, about 1 kilometer N.NW, and Dokin, about 2 kilo meters SE of the crater.
Dalam rangka palaksanaan rencana kerja Seksi Penelitian dan Pemetaan Gunungapi triwulan I tahun 1975/1976 Sdr. Sajiman bersa-ma penulis ditugaskan ke G. Ili Boleng (+1659 m) di P. Adonara, untuk mengadakan penelitian gunung ini. Pekerjaan ini dilaksanakan juga sehubungan dengan telegram Sdr. Bupati K.D.H. Tk. II Flores Timur, karena peningkatan kegiatan gunungapi tersebut sejak bulan Nopember 1…
Pengamatan visual dilakukan dari Pos PGA di Harubala dari sejak tanggal 25 Agustus sampai dengan tanggal 14 September 1998, puncak G. Ili Boleng pada umumnya tampak jelas kecuali pada sore hari kadang - kadang tertutup kabut tipis. Hembusan asap solfatara dipuncak tidak terlihat. Sedangkan pengamatan gempa G. Ili Boleng dilakukan dengan menggunakan 1 unit seismograf elektromagnet Hosaka sistim …
Hasil evaluasi seismik serta ditunjang oleh data visualnya, kegiatan G. Ili Boleng saat ini dinilai dalam kondisi aktif normal. Sedangkan dari evaluasi seismik kegiatan G. Ili Lewotolo, secara kuantitas menunjukkan tingkat kejadian gempa vulkanik per harinya diatas normal, hal ini diduga sudah berlangsung sebelum pemasangan seismograf di Pos PGA Ili Lewotolo (September 1994). Secara visual akti…