G. Kelud adalah gunungapi tipr A yang sering meletus dengan kisaran waktu yang rata rata antara 1-20 tahun, terutama sesudah 1300 M. Catatan aktivitas gunungapi ini dalam sejarah manusia dimulai pada 1000 M. Sejk saat ini minimal telah terjadi letusan 31 kli letusan besar dan kecil. Letusan letusan tersebut berasal dari kawah pusat yang telah terdapat danau kawah pada puncaknya.
Gunung kelud merupakan salah satu gunungapi paling aktif di Indonesia. Periode letusan yang terjadi pada abad 20 ini, berselang antara 15 hingga 32 tahun. Gunungapi ini membatasi wilayah - wilayah kabupaten kediri bagian utara, kabupaten blitar bagian selatan dan kabupaten malang di sebelah Timur. Sehingga aktivitas vulkaniknya sangat berpengaruh terhadap kondisi geografis, ekonomis, sosial bud…
Gunung Kelud merupakan salah satu gunung aktif di jawa Timur yang erupsinya didominasi oleh erupsi-erupsi eksplosif yang menghasilkan endapan aliran dan jatuhan piroklastika. Oleh karena itu sebagai penyusun utama tubuhnya terbentuk oleh endapan-endapan tersebut. Kubah lava, sumbat lava, dan aliran lava hanya terdapat di daerah sekitar pusat erupsi utama dan erupsi samping.
Pemasangan seismograf Kinemetrics PS-2 dengan sistim tele-matri di Pos Pengamatan G. Kelut, dilakukan dengan tujuan meningkatkan sarana peralatan seismograf yang telah ada.
Melengkapi data untuk penyelidikan yang lebih teliti tentang hasil-hasil letusan gunungapi ini dan karakreristik letusannya, terutama terhadap produk-produk letusan besarnya
This Volcano is known as very dengerous, because its eruptions always caused victims and destroyed of arable land. The origin of the disaster because its has a crater lake on its summit, which is in ejected during each eruption.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai realisasi dari rencana kerja Tim Instrumentasi Gunungapi dalam rangka menunjang kegiatan kerja Sub Direktorat Pengamatan Gunungapi dalam hal peralatan penyelidikan. Pekerjaan lapangan berlangsung sejak 13 Juni 1986 sampai dengan 15 Juni 1986.
Sesuai dengan program kerja seksi Vulkano fisika maka pada tanggal 1 September s/d 10 September 1986, Tim Vulkano fisika, Proyek Pengembangan Labora torium Gunungapi berangkat ke G. Kelud untuk melakukan pengukuran Gayaberat. Metoda gayaberat baru pertama kali di lakukan di G. Kelud, dengan memakai alat gravitimeter La Coste et Romberg model D 117 yang mempunyai ketelitian 0,005 mgal.
Dalam penyelidikan petrokimia di G.Kelut, Sub Tim terdiri atas Ir.M.Z. Sjarifudin (394/P/86), Rakimin IIBSc. (393/P/86), Dedu Supriadi (392/P/86) dan dibantu beberapa tenaga harian lepas setempat.