Gunungapi Papandayan merupakan gunungapi aktif tipe A strato dengan tinggi 2665 m dpl (di atas permukaan laut) memiliki beberapa kawah aktif diantaranya: kawah Emas. kawah Manuk, kawah Nangklak dan kawah Baru. Beberapa kali terjadi krisis kegempaan di G. Papandayan, tetapi tanpa diikuti dengan letusan. Dalam beberapa ksusu peningkatan kegempaan dipicu oleh aktivitas tektonik.
Indonesia merupakan negara yang paling banyak memiliki gunungapi aktif. Sebanyak 129 gunungapi aktif tersebari di sepanjang P. Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Sulawesi Utara, 79 gunungapi diantarannya dianggap bahaya. Gunungapi Semeru merupakan salah satu gunungapi paling aktif di Indonesia.
Gunungapi Slamet termasuk gunungapi tipe strato, merupakan gunungapi kedua paling tinggi di Pulau Jawa setelah G, Semeru. Bentu lerengnya teratur kecuali di bagian lereng barat laut dan barat daya. Sejarah letusan G. Slamet mulai tercatat oada tahun 1772 dan termasuk gunungapi yang meletus melalui beberapa lubang letusan di dalam Kawah IV.
Gunungapi Bromo secara administrasi termasuk ke dalam wilayah Kabupaten Probolinggi, Provinsi Jawa Timur. Pada November 1010 aktivitas G. Bromo meningkat sehingga pada 23 November 2010, tingkat aktivitas G. Bromo dinaikkan dari waspada menjadi siaga. Aktivitas masih terus meningkat sehingga pada 23 November 2010 dinaikkan lagi dari siaga menjadi awas.
Gunungapi Tangkuban Parahu adalah gunungapi strato tipe A yang berada dekat dengan pusat Ibu Kota Provinsi Jawa Barat, yaitu Kota Bandung. Di bagian puncak G. Tangkubanparahu terdapat 9 buah Kawah. Daerah sekitar puncak merupakan kawasan hutan lindung sedangkan di bagian kaki dan lereng terdapat pemukiman penduduk, terutama lereng selatan, timurlaut, dan utara.
Gunungapi Kelud di Jawa Timur terakhir meletus secara efusif pada November 2007. Produksi dari erupsi efusif ini adalah kubah lava yang tumbuh di dalam Kawah G. Kelud. Pada pertengahan bulan Januari 2014 peningkatan aktivitas berupa peningkatan kegempaan mulai teramati dan semakin intensif, sehingga status aktivitas G. Kelud dinaikkan dari Normal menjadi Waspada pada tanggal 2 Februari 2014.
Gunungapi Semeru merupakan salah satu gunungapi paling aktif di Indonesia. Semeru terletak di antara dataran Malang-Bangil dan Lumajang-Probolinggo, dimana terdapat deretan gunungapi yang timbul di atas celah melintang dan memanjang dari utara ke selatan. Deretan tersebut dibagi dalam tiga satuan morfologi, yaitu Pegunungan Tengger, G. Jambangan dan G. Semeru.
Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunya gunungapi terbanyak di dunia. jumlah gunungapi aktif yang ada di Indoensia 129 buah. Kondisi di sekitar gunungapi pada umumnya sangat subur sehingga banyak penduduk yang memilih untuk bertempat tinggal di daerah tersebut, walaupun gunungapi berisiko meletus mereka tetap tidak mau meninggalkan tempat tinggalnya.
Dataran tinggi Dieng merupakan komplek gunungapi yang berkembang dan tersebar sepanjang lk. 14 km dan lebar lk. 6 km, dengan ketinggian 100 - 300 m dari dataran tinggi Dieng. Keberadaan gunungapi ini banyak memberi manfaat bagi kehidupan manusia seperti kesuburan tanahnya, panorama yang indah dan sejuknya udara.
G. Papandayan yang terletak di Provinsi Jawa Barat merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A berbentu strato. Letusan G. Papandayan bersifat preatik dan preato magmatik. Berdasarkan catatan sejarah pernah terjadi letusan pada tahun 1772, 1882, 1923, 1924, 1925, 1926, 1927, 1928, 1942, dan 2002. Sepanjang tahun 2008 terjadi beberapa kali peningkatan aktivitas vulkanik G. Papandayan