G.Galunggung merupakan salah satu gunungapi aktif di Jawa Barat, termasuk wilayah kabupaten Tasikmalaya dan Garut. Sejak meletus 1982 gunungapi ini tidak menunjukkan kegiatan yang mencolok, aktifitas gunungapi Galunggung dalam keadaan aktif normal. Namun, yang menjadi permasalahan adalah naiknya permukaan air danau kawah kaitannya dengan aktifitas gunung tersebut. Oleh karena itu, Sub Dit Pemet…
Pegunungan Dieng merupakan gunungapi aktif type A, yang seringkali menunjukkan kegiatan dan letusan yang umumnya bersifat freatik. Kegiatan ini kadangkala menimbulkan banyak korban yang umumnya disebabkan oleh gas racun yang keluar dari lubang letusan lama. Sedikitnya ada tiga jenis potensi bahaya geologi di Pegunungan Dieng yaitu bencana gerakan tanah, letusan freatik, dan gas.
Penyuluhan G.Lamongan dilaksanakan pada tanggal 26 Juli 1993 di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Sebelumnya penyuluhan G.Lamongan telah dilakukan pada tanggal 5 Oktober 1992 di Klakah Kabupaten Lumajang.
Sebagai salahsatu tugas Direktorat Vulkanologi memberikan informasi mengenai gunungapi kepada masyarakat di sekitar gunungapi, diantaranya G. Sumbing yang mencakup wilayah Kabupaten Magelang, Temanggung, dan Wonosobo, Jawa Tengah letaknya lebih kurang 160 km sebelah barat laut kota Yogyakarta.
Puncak dari peningkatan kegiatan vulkanik Kawah Ijen ini diperlihatkan dengan terjadinya beberapa kali letusan freatik pada 3, 4, 7 Juli dan 1 Agustus 1993. Kegiatan vulkanik ini dianggap merupakan peningkatan kegiatan yang cukup menonjol secara visual maupun seismik dalam sejarah pengawasan Direktorat Vulkanologi terhadap Kw. Ijen.
Metode pengukuran situasi topografi dilakukan dengan cara spring station atau lebih dikenal dengan sistem loncat kijang. Pembacaan alat dilakukan dengan cara seri yaitu dibaca biasa dan luar biasa hal ini dimaksud untuk menghindari kesalahan pembacaan sekecil mungkin sehingga hasil petanya mencapai tingkat akurasi yang baik.
Pemetaan daerah bahaya G.Ungaran dan sekitarnya dilakukan dalam rangka pelaksanaan Proyek Pengamatan/Pengawasan dan Pemetaan Gunungapi, pada Pelita V tahun ke 5. Lama pemetaan 1 bulan dari minggu kedua bulan Mei hingga minggu kedua bulan Juni 1993.
Penyelidikan kimia air dan gas ini dimaksudkan untuk mengumpulkan berbagai conto air dan gas dari daerah yang potensial berbahaya sebagai sumber penyebar gas dan sumber pencemaran air. Conto yang terkumpul diharapkan dapat memberikan informasi secara kimiawi tentang tingkat bahaya langsung dan tidak langsung kegiatan Gunungapi Dieng.
Gunung Merapi merupakan salah satu Gunungapi paling aktif di Indonesia yang dipantau secara terus menerus menggunakan berbagai metoda pemantauan karena mempunyai derajat bahaya yang tinggi.