Gunungapi EGon yang disebut juga Gunungapi Namang terletak di Pulau Flores bagian timur, secara administratif termasuk ke dalam Kabupaten Sikka yang beribukota Maumere pada ketinggian 1703 m dari permukaan laut. Kata Egon berasal dari kata :EGo" yang berarti alat musik petik tradisional yang terbuat dari bambu besar yang dibelah menjadi dua, senarnya juga terbuat dari kulit bambu. Alat musik in…
Adapun maksud dari pemeriksaan ini ialah pemeriksaan volkanologi terhadap kegiatan gunung Egon dan bila ternjata terdapat perobahan2 penting mengenai keadaan morpologi sekitar puntjak, akan diadakan djuga pemetaan topografi. Pada waktu pemeriksaan terbukti tidak ada perubahan penting yang disebabkan oleh kegiatan vulkanik dan dengan demikian tidaklah diadakan pemetaan yang dimaksudkan. Rombonga…
Maksud pemeriksaan ialah pemeriksaan volkanologi seperti halnja dengan lain lain gunung berapi di daerah Flores. Tentang kegiatan gunung tersebut dapatlah kita ikuti dari laporan2 jang dikirm oleh setiap bulan oleh petugas2 Djawatan geologi/urusan volkanologi jang berkedudukan didaerah setempat. Namun demikian tidak salahnya kalau pada waktu pemeriksaan gunung2 berapi didaerah Flores ini rombon…
Tanggal 12 Juli 1960.- djam 08.00 W.s. kapal sampai di Larantuka. Rombongan ekspedisi Flores Timur (Amdijad, Soedarso dan O. Roekman) sesampainja di Larantuka, terus menemui Kepala Daerah Larantuka dan Bapak Radja (Kepala Swapradja Lomblen) di Larantuka dan Bapak Radja (Kepala Swapradja Lomblen) di Larantuka. Oleh banyaknya belahan-belahan dilereng atas dan pada pinggir kawah, maka tidak semua …
Indonesia memiliki 127 gunungapi aktif diantaranya 69 gunungapi dipantau secara menerus dari Pos Pengamatan Gunungapi, setiap pos pengaatan dilengkapi minimal satu alat perekam gempa, dari ke 69 gunungapi tersebut setiap tahunnya ada yang mengalami peningkatan tingkat aktivitas bahka diikuti erupsi, seperti pada Oktober 2018 sekurangnya ada 2 gunungapi dalam Level III (Siaga), yaitu 1 gunungapi…
Pihak Djawatan Geologi telah diminta oleh Departemen Dalam Negeri dan Otonomi Daerah untuk menjertai team penindjauan jang berangkat ke Flores pada tanggal 22 Maret 1961 dan kembali lagi ke Djakarta pada tanggal 26 Maret berikutnja. Diikut sertakannja Djawatan Geologi, Urusan Volkanologi, ialah karena pada kedjadian itu telah diwartakan adanja kenaikan kegiatan gunungapi2. Abulobo, Ija dan Egon…
Rombongan ke II untuk Urusan Vulkanologi telah bersiap sejak akhir bulan maret 1961, tetapi disebakan sukarnya pengangkutan antara Jakarta-Endeh, maka tugas ini baru dapat dilaksanakan pada tanggal 26 April 1961. Berangkat dari Jakarta dengan Kapal Palai "Watudambo". Rombongan ke II ini terdiri dari Instansi yang dipandang dapat mengatasi hal-hal yang dibutuhkan oleh daerah, yang sedang dan bar…
Menurut keterangan jang dapat dipertjaja G. Amburombu (Keo Piek) nama jang sesungguhnja ialah "EBULOBO" Ebu berarti Nenek dan Lobo berarti permulaan. Djadi Ebulobo berarti Nenek jang permulaan (Nenek jang tertua). Maka untuk G. Api tsb. kami pergunakan nama "G.Abulobo". G. Ebulobo termasuk gunung api jang giat bekerdjanja, berada disebelah Selatan Swapradja Bon Wae Daerah Ngada. Di lereng Utara…
Dengan Spd. No.: 1520/3/1962.- penulis ditugaskan mendampingi sardjana2 Sovjet Uni jang mendjadi tamu2 dari M.I.P.I. ke Bali, selama kundjungannja ke G. Batur. Adapun ekspedisi Ilmiah jang dilakukan toan Bania ini adalah dalam rangka pelaksanaan tukar menukar kebudajaan diantara Indonesia dengan negara tsb, Sebelumnja sardjana2 ini telah mengunjungi G. Tangkuban Perahu, Telaga Bodas, Kawah Puti…