Sehubungan dengan posisi geografi Pulau Anak Krakatau sampai saat ini belum menentu, sedangkan letak Gunungapi Anak Krakatau dalam penyebaran Gunungapi di Indonesia sangat penting, perlu kiranya untuk menentapkan posisi geografi Pulau tersebut. Dengan demikian Kepala Sub Direktorat Pemetaan Gunungapi menugaskan penulis untuk maksud tersebut yang dibantu oleh Saudara Komar. R. dan Saudara A. R…
What does a disastrous volcano have to do with tourism? Before a volcano is looked upon with fear because of the damage it caused, it is necessary to see all volcanic damage in perspective : According to Cliff0llier : " In the past 500 years volcanoes have probably killed, directly or indirectly over 200.00 people of who, about half died in the eruptions of Tambora, Krakatau, Mont Pelee. This …
Penelitian ini dimaksudkan untuk memetakan penyebaran produk G.Krakatau beserta gejala - gejala geologi yang terdapat didaerah tersebut, serta didasarkan pada hasil penafsiran potret udara dan citra landsat agar nantinya dapat diharapkan bisa membantu disiplin kerja lainnya dilingkungan Sub Dit. Pemetaan Geologi Gunungapi khususnya dan Dit. Vulkanologi pada umumnya.
Gunungapi Anak Krakatau sejak muncul 11 Juni 1927 hingga 2010, telah mengalami erupsi lebih dari 100 kali baik bersifat eksplosif maupun efusif. Dari sejumlah letusan tersebut pada umumnya titik letusan selalu berpindah-pindah di sekitar tubuh kerucutnya. Waktu istirahat berkisar antara 1-6 tahun dan umumnya terjadi 4 tahun sekali berupa letusan abu dan leleran lava. Dalam 4 tahun terakhir, let…
Tiap letusan gunungapi tipe Plinian merupakan suatu cobaan alamiah yang dapat merubah mukabumi serta kehidupan flora dan fauna secara luas. Ciri letusan tersebut tidak ada bandinginnya dengan eksperimen yang pernah dilakukan manusia, demikian diucapkan Ernst (1907), seorang ahli botani Swiss setelah kunjungannya di Kepulauan Krakatau tahun 1906 bersama - sama Backer (Bogor).
This proposal requests funds to support an investigation respectively. of three large eruptions from the volcanoes Tambora, Krakatoa and Agung which occurred in 1815, 1883 and 1963 Though the nature of the eruptions, and especially the deposits of ejecta, are poorly understood, these events are known to have caused considerable effects in the stratospheric aerosol layer. the post eruption years…
De eerste eruptieve verschijnseelen zijn door de beheerder van den Pasanggrahan te Pasaoeran waargenomen op Zaterdang 6 te opsteeg, om daarna te veranderen in een witte dampzuil
Als ich vor 12 Jahren auf der fahrt nach java zum ersten Male die Sundatrasse zwischen Java und Sumatra passierte, geschah dies in einer gewissen spannung.
Merupakan kumpulan data seismografi yang terkait dengan gunung berapi krakatau, yang direkam antara Januari 1929 dan Agustus 1930.