Keberadaan gunungapi aktif di Indonesia kegiatannya selalu dipantau secara terus menerus, dengan menggunakan beberapa metoda. Selama ini pengamatan gunungapi menggunakan metoda visual serta kegempaan, juga ada beberapa gunungapi ditambah dengan menggunakan sistim ARGOD (satelit) dengan metoda kegempaan atau deformasi, diantaranya adalah G. Iya.
Penyelidikan petrologi dan geokimia batuan merupakan salah satu komponen yang tidak bisa lepas dari serangkaian penyelidikan-penyelidikan mengenai gunungapi. Batuan vulkanik baik lava, piroklastik maupun lahar merupakan hasil kegiatan suatu gunungapi. Lava dan piroklastik dari suatu gunungapi merupakan batuan yang dihasilkan langsung oleh magma, yang selama perjalannya naik ke permukaan telah m…
Gunungapi Wolobobo merupakan bagian dari komplek gunungapi Inerie. Lokasi Wolobobo merupakan lapangan Solfatara dan Fumarola yang kalau di teliti lebih lanjut tidak menutup kemungkinan mempunyai potensi panasbumi yang besar. Untuk melakukan penelitian lebih lanjut salah satu kendalanya adalah tidak tersedianya peta topografi skala besar di suatu daerah.
G. Ililewotolo merupakan gunungapi aktif yang terletak di bagian utara Pulau Lomblem (Lembata). Tinggi puncak G. Ililewotolo 1319 m dari permukaan laut. Secara administrasi G. Ililewotolo termasuk pada wilayah Kecamatan Iliape, Kabupaten Lembata. Kegiatan erupsi G. Ililewotolo telah terjacatatn 9 kejadian sejak th. 1660, yaitu terjadi pada th. 1660, 1819, 1849, 1852m, 1864, 1889, 1920, 1939, da…
Gunungapi Egon merupakan salah satu gunungapi aktif tipe A dari 18 Gunungapi aktif yang terdapat di Flores. Secara administratif, G. Egon termasuk wilayah Kecamatan Wae Gete, Kabupaten Sikka Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan puncak tertinggi 1703 m dpl. Berdasarkan catatan sejarah, antara tahun 1888 sampai 1891, dan pada tahun 1892, pernah teramati tiang asap di atas puncak gunung egon.
Lapangan Solfatara Sukoria-Mutubusa merupakan bagian dari komplek Kaldera Sukoria. Lokasi ini merupakan lapangan Solfatara dan Fumarola yang kalau di teliti lebih lanjut tidak menutup kemungkinan mempunyai potensi panasbumi yang besar. Untuk melakukan penelitian lebih lanjut salah satu kendalanya adalah tidak tersedianya peta topografi sklabesar di suatu lokasi penelitian.
G. kelimutu dikenal juga sebagai Geli Mutu adalah dari tipe gunungapi strato terletak di Kabupaten Ende, Flores Tengah. Dipuncaknya dengan ketinggian 1640 m terdapat 3 krater yaitu Tiwu Ata mBupu, Tiwu Nua Muri Kooh Fai, Tiwi Ata Polo. Terdapat komplek gunungapi kearah timurlaut kaldera Sukaria. Komplek gunungapi ini mempunyai lembah yang mudah berkembang kearah timur.
Mengingat G. Elubolo masih aktif, kurun waktu istirahatnya lebih kurang 40 tahun, dan dalam beberapa tahun terakhir ini belum pernah dilaksanakan pembuatan dokumentasi gunung tersebut. Sedangkan pertumbuhkan penduduk di sekitar daerah bahaya maupun daerah waspada sangat cepat, yang akibatnya menambah perluasan wilayah pemukiman semakin pesat.
G. Kelimuru terletak di Kecamatan Wolawaru, Kabupaten Ende Propinsi Nusatenggara Timur. G. Kelimutu terkenal dengan tiga danau kawahnya dengan warna air danau yang berbeda. Danau-danauh kawah atau telaga warna tersebut dan keadaan alam yang indah di sekitarnya menjadikan gunung ini menjadi obyek wisata. Warna air danau tersebut sering berubah. Kegiatan vulkanik G. Kelimutu diamatai secara terus…
Di puncak G. Kelimutu terdapat tiga kawah dengan warna air yang berbeda. Dalam periode tahun 1980 hingga 2000 air kawah tersebut sering berubah. Perubahan warna air kawah yang paling serting terjadi ialah di Kawah Tiwi Ata Polo menyusul Kawah Tiwu Nuwa Kooh Fai dan di Kawah Tiwi Ata Mbupu. Hasil korelasi dengan curah hujan menunjukkan bahwa perpubahan warna air kawah sering terjadi pada waktu m…