Penyelidikan Geofisika cara Gayaberat menyangkut pengukuran besarnya medan gayaberat pada permukaan bumi, yang kemudian dapat menafsirkan struktur geologi bawah permukaan.
G. Papadayan terletak 70 km sebelah tenggara Bandung pada posisi geografis 7'19' LS dan 107' 44' BT, dengan ketinggian 2665 m diatas muka laut. Maksud dari penyelidikan magnetik G. Papandayan dan sekitarnya adalah untuk menyusun peta isomagnetik disetiap gunungapi di Indonesia.
Penyelidikan gayaberat di G.Papandayan dilakukan untuk menyusun peta gayaberat disetiap gunungapi di Indonesia. Dimana, sebaran anomali gayaberat G. Papandayan secara kualitatif dan kuantitatif diharapkan akan memberikan lebih jauh informasi keadaan struktur geologi bawah permukaan daerah tersebut.
Penyelidikan gayaberat dimaksudkan untuk mengumpulkan data geofisika yang didalam hal ini adalah data gayaberat dari Gunung Slamet dan sekitarnya. Dari hasil penyelidikan ini diharapkan adanya daerah anomali sehingga jelas kontras densitas batuannya.
Penyelidikan deformasi G. Slamet dengan metoda EDM dilakukan untuk memperoleh informasi yang lebih akurat tentang status dan sifat - sifat aktivitas G. Slamet saat ini. Usaha yang dilakukan adalah mengumpulkan data hasil pengukuran yang kemudian menganalisis dan mengevaluasinya. Hal ini perlu untuk mengantisipasi penanggulangan yang timbul oleh akibat aktivitas G.Slamet.
Puncak G.Slamet memiliki ketinggian 3676 m merupakan gunungapi tertinggi di Jawa Tengah. Aktivitas G.Slamet saat ini dipantau dari Pos Vulkanologi Gambuhan terletak dibagian utara kaki G.Slamet yang merupakan titik referensi.
Penyelidikan dan pengamatan seismik di G. Slamet dilakukan untuk mendapatkan data kegempaan G.Slamet berupa parameter - parameter dasar gempa, kemudian kita mencoba melakukan lokalisasi sebaran dan kedalaman sumber gempa.
Penyelidikan dilakukan terpadu mekanisme G.Merapi untuk memantau, mengamati, dan penanggulangan aktivitas G.Merapi dan sekaligus berfungsi sebagai Laboratorium Alam Gunungapi Direktorat Vulkanologi. Penyelidikan terpadu G. Merapi meliputi kelompok kerja kimia/cospec; seismik/magnet; deformasi/visual, dan kelompok kerja geologi/laharan.
Penyelidikan dilakukan terpadu mekanisme G.Merapi untuk memantau, mengamati, dan penanggulangan aktivitas G.Merapi dan sekaligus berfungsi sebagai Laboratorium Alam Gunungapi Direktorat Vulkanologi. Penyelidikan terpadu G.Merapi meliputi kelompok keja kimia/cospec; seismik/magnet; deformasi/visual, dan kelompok kerja geologi/laharan.