Di sepanjang P. Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan Sulawesi Utara tersebar sebanyak 129 buah gunungapi aktif, 79 gunungapi diantaranya dianggap berbahaya. Selama dua abad terakhir tidak kurang dari 200.000 jiwa yang menjadi korban letusannya dan tidak terhitung kerusakan harta bendanya. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi, bertanggung jawab untuk melakukan…
Gunung Karangetang merupakan salah satu gunungapi aktif di Indonesia yang berlokasi di Pulau Siau-Kepulauan Sangir Talaud-Sulawesi Utara. Puncak tertinggi adalah 1784 mter di atas muka laut, dengan bentuk tubuh seperti kerucut. Gunung Karangngetang terletak di daerah pertemuan beberapa lempeng kontinen, menyebabkan kompleknya struktur geologi daerah tersebut dan sumber-sumber gempa tektonik, ba…
Sejak tanggal 11 Agustus 2007 status kegiatan G. Karangetang dinaikkan dari Waspada (level II) menjadi Siaga (level III), kemudian pada tanggal 18 Agustus 2007 statusnya dinaikkan lagi menjadi Awas. Untuk mengevaluasi kegiatan G. Karangetang tersebut makan Pusat Vulkanologi menugaskan satu tim tanggap darurat ke G. Karangetang. G. Karangetang merupakan gunungapi paling aktif saat ini khususnya …
Gunungapi Karangetang merupakan gunungapi yang paling aktif dibandingkan dengan gunungapi lainnya yang berada dalam rangkaian gunungapi di Sulawesi Utara. Karakter vulkaniknya sangat khas, dengan titik kegiatan yang selalu berpindah antara Kawah Utama bagian selatan dengan Kawah Utama bagian utara. Sifat letusannya bisa bersifat eksplosif magmatik maupun magmatik efusif yang menghaslkan leleran…
Wilayah kepulauan Indonesia merupakan daerah lawan bencana alam termasuk bencana letusan gunungapi. Berdasarkan statistik dalam tahun 1900-1999 di Indonesia terjadi 224 kejadian bencana alam yang diantaranya 15% ditimbulkan oleh letusan gunungapi. Dalam kejadian tersebut 18.000 jiwa atau 31% dari 59.743 jiwa akibat bencana alam. Hampir setiap tahun tercatat sedikitnya satu gunungapi di Indonesi…
Komplek Lokon terdiri dari dua puncak, yaitu G. Lokon dan G. Empung. Puncak tertinggia G. Lokon yaitu 1580 m dml, disini terdapat triangulasi P112, sedangkan puncak G. Empung berketingggian 1340 dml. Pada punggungan (sadel) antara G. Lokon dan G. Empung terdapat kawah Tompaluan (1210 m dml) yang merupakan kawah paling aktif saat ini. Berdasarkan statistik, G. Lokon meletus setiap antara 1-5 tah…
Aktivitas vulkanis gunungapi merupakan salah satu bentuk bencana alam kebumian yang menyertai kehidupan manusia. Contoh aktivitas vulkanis yang menimbulkan bencana seperti erupsi material vulkanik, leleran lahar, semburan awan panas, semburan gas beracun, dan lain-lain. Telah banyak sekali catatan mengenai bencana alam gunungapi disertai dengan dampak negatif yang ditimbulkan terhadap manusia b…
Gunung Mahawu meletus terakhir dalam tahun 1958, artinya sudah istirahat hampir setengah abad. Sepanjang tahun 1991 pernah meningkat secara visual bersamaan ketikan Lokon meletus besar yang menghasilkan awanpanas. Pada akhir September 2005 yang lalu secara mengejutkan terekam gempa vulkanik tipe A (VA) dan berlanjut hingga awal Oktober 2005. Untuk mengetahui aktivitas vulkanik G. Mahawu saat in…
Gunungapi Colo merupakan sebuah kerucut gunungapi aktif tipe A yang terdapat di Pulau Una-Una Sulawesi Tengah. Dibagian puncak gunungapi ini terdapat sebuah danau kawah yang memungkinkan terjadinya lahar letusan. Produk letusan yang dihasilkan oleh gunungapi ini terdiri atas dominan aliran piroklastik (awan panas), lontaran batu (pijar), jatuhan piroklastik, lava serta lahar. Komposisi kimia ba…
Dalam bulan Agustus 2007, kegiatan letusan G. Karangetang meningkat yang dicirikan dengan semburan material pijar, letusan abu, leleran lava, guguran-guguran lava serta terjadinya awan panas guguran. Salah satu metoda pengamatan yang dipakai untuk mengamati kegiatan G. Karangetang yaitu dengan deformasi memakai EDM. Dari hasil pengukuran EDM periode Juni 2007 dan Agustus 2007 diperoleh perkiraa…