Gunungapi Lokon merupakan salah satu gunungapi aktif diantara lima gunungapi aktif yang ada di minahasa. Dalam klasifikasi gunungapi aktif di indonesia umumnya disebut gunungapi Lokon-empung, hal ini disebabkan oleh adanya dua puncak gunung yang menonjol pada jarak 2,5 km yaitu antara puncak gunungapi lokon dan gunungapi Empung. Aktivitas vulkanik Gunungapi Lokon terjadi pada pelana yang menghu…
Menurut Van Padang (1951), gunungapi lumut balai digolongkan sebagai gunungapi aktif Tipe B karena sejak tahun 1600 tidak ada catatan mengenai aktivitas letusan dan bertipe stratovolkano karena produk letusannya berupa aliran lava dan endapan piroklastik. Aktivitas saat ini berupa fumarola dan pemunculan beberapa mata air panas di sekitar tubuh gunungapi. Gunungapi Lumut Balai termasuk kedalam …
Gunungapi Lokon yang termasuk ke dalam daerah administratif kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara merupakan salah satu gunungapi yang sering mengalami erupsi. Gunungapi ini sering disebut sebagai kompleks Lokon-Empung karena bentuk morfologinya yang memiliki dua puncak yaitu lokon dan empung terpisah dengan jarak 2,3 km ketinggan 1340 m dpl. Sejak tahun 1829 titik kegiatan Kompleks Lokon-Empung…
G lokon merupakan gunungapi yang terletak lebih kurang 800 meter di atas dataran Tondano yang memiliki dua puncak, yaitu puncak lokon dan empung. Puncak tertinggi disebut G. Lokon, memiliki puncak yang datar dan tanpa kawah, dengan ketinggian 1580 m dpl. Puncak kedua dan lebih muda adalah G. Empung, berketinggian 1340 m dpl dan memiliki kawah berdiameter lk. 400 meter kedalaman lk.150 meter. Di…
Gunungapi Colo terletak di Pulau Una-Una dan merupakan satu-satunya gunungapi yang berada di kawasan teluk Tomini. Secara administratif gunungapi ini termasuk dalam wilayah kecamatan Una-Una, kabupaten Tojo, Sulawesi Tengah. Gunungapi colo merupakan salah satu gunungapi tipe A di Indonesia. Karakter letusan berupa letusan freatik, freatomagmatik dan magmatik. Sejarah letusannya yang tercatat di…
Pembentukan jalur gunungapi di Sulawesi Utara-Sangir berhubungan dengan zona subduksi Laut Maluku yang merupakan hasil tumbukan antara lempeng samudera maluku, Lempeng benua Halmahera, dan lempeng benua Sangir. Jalur gunungapi tersebut berarah selatan-timur laut akibat adanya ona subduksi di Sulawesi Utara ke arah barat-barat laut. Di bawah jalur Sulawesi Utara-Sangir, zona benioff dari lempeng…
GunungLokon berlokasi di Tomohon-Sulawesi Utara merupakan salah satu gunungapi yang sering meletus. Berdasarkan bentuk morfologinya, puncak Lokon berdampingan dengan puncak Empung dengan jarak antara keduanya 2,3 km sehingga merupakan gunung kembar, oleh karena itu sering disebut Kompleks Lokon-Empung. Berdasarkan sejarah kegiatannya, Erupsi semula berpusat di Puncak Empung yang berlangsung dal…
Lokon merupakan gunungapi yang terletak lebih kurang 800 meter diatas dataran Tondano yang memiliki dua puncak, Yaitu puncak Lokon dan Empung. Puncak tertinggi disebut G. Lokon, memiliki puncak yang datar dan tanpa kawah, dengan ketinggian 1580 mdpl. Puncak kedua dan lebih muda adalah G. Empung, berketinggian 1340 mdpl dan memiliki kawah berdiameter lk 400 meter kedalaman Lk.150 meter. Di pelan…
Indonesia terletak pada pertemuan tiga lempeng kerak bumi (lempeng benua Asia, Lempeng Samudera Hindia-Benua Australia dan Lempeng Samudera Pasifik), sehingga terbentuk jalur tektonik yang menimbulkan rawan bencana geologi (gempa bumi, tsunami, letusan gunungapi dan gerakan tanah). Di indonesia terdapat 127 buah gunungapi aktif yang setiap saat dapat meletus dan mengancam penduduk sekitarnya.