G. Galunggung merupakan gunungapi aktif tipe Strato dengan ketinggian 2168 m dpl atau 1820 m diatas dataran Tasikmalaya. Letusan G. Galunggung yang tercatat dalam sejarah, terjadi sebanyak 4 kali, yaitu pada Tahun : 1822, 1894, 1918 dan 1982 - 1983. Periode letusan G. Galunggung lebih dari 60 tahun dan selama aktifitasnya terjadi beberapa jam hingga beberapa bulan.
Salah satu realisasi dari tugas nyata perjalanan pemantauan dan pengamatan Gunungapi, yang dikerjakan oleh staf pengamatan Seksi Jawa Barat dan Jawa Timur, Subsidit Pengamatan Gunungapi Wilayah Barat, Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi pada tahun anggaran 2005 adalah melakukan perbaikan alat seismograf, dan pengamatan langsung ke puncak.