Tujuan penyelidikan ialah pengumpulan data geologi yang berupa stratigrafi, struktur geologi serta penyebarannya sehingga dapat diterbitkan suatu peta geologi gunungapi, dari data tersebut dapat diharapkan juga untuk melihat potensi ladang panas bumi yang mungkin dapat di manfaatkan sebagai sumber energi bukan minyak.
Bentuk geologi dari kawah Galunggung, secara keseluruhan paling baik dapat dipelajari berdasarkan potret 14 dan 15. Disini jeles tampak, bahwa aliran lava dan lapisan abu yang membangun pema tang kawahnya yang tinggi, menurun dari kawah Guntur. Dilihat dari adanya tangga tempat jatuhnya air terjun dari kawah ini ke bawah, lereng ini pada potret 15 juga sangat jelas.
Pengukuran topografi dilakukan sesuai dengan SPPJ No 279/P/81 tanggal 9-5-81 maksudnya untuk menetapkan kedudukan lokasi tilting dengan titik tetap, dimana satuan koordinatnya dengan sistim polyder, lokasi yang diukur di daerah G.Tangkubanparahu Lembang, pekerjaan dilaksanakan antara 9 s/d tanggal 23 Mei 1981.
Salah satu hasil sampingan (sekunder) letusan G. Ga-lunggung ialah lahar. Lahar yang dimaksud ialah hasil transportasi bahan-bahan yang berasal dari endapan awan-panas (ladu), endapan jatuhan (air-fall deposits) dan ba-han yang ada sebelumnya, seperti bongkah andesit lepas, kayu dsb, diangkut oleh air hujan atau air permukaan dalam bentuk arus pekat ketempat yang lebih rendah atau menye-leweng …
Pegunungan Salak di Jawa Barat terdiri dari dua pegunungan yang kokoh, yakni gunungapi Salak, dan suatu kelompok gunung api, pada mana mereka berhubungan di sebelah selaten dari G. Salak dan dari sini terpisah oleh suatu sadel.
Gunung Bromo termasuk gunungapi type A yang sampai sekarang masih melakukan kegiatan. Oleh karena itu peme taan geologi ini diharapkan memberikan gambaran tentang sejarah perkembangan geologi gunungapi tersebut.
Hasil dari penyelidikan ini selain ada penambahan daerah yang dipetakan yaitu daerah bagian Barat, Timur dan Uta-ra puncak Galunggung serta beberapa batas daerah sekitar nya, juga terdapat perbaikan serta penambahan data.
Si raksasa Lawu, yang samasekali lepas dari gunungapi lain, menjulang bagaikan suatu kerucut raksasa dari dataran Solo dan Madiun, menurut Prof. Veth agak dianaktirikan oleh para penyelidik Jawa. Hanya Junghuhn mendaki gunung ini dalam 1838 dan melukiskan masif gunungapi sesungguhnya secara teliti dan bersemangat. Pembahasan, yang oleh Veth disebut seperti dari seorang ahli, kini masih menggamb…
Dalam pemeriksaan lahar ini, dititikberatkan pada penentuan daerah yang terlanda aliran lahar di sepanjang sungai di sekitar G Merapi.
Dari tanggal 10 Mei 1981 sampai dengan tanggal 29 Kai1981 saya ditugaskan oleh Kepala Seksi Pometsan Topografi untuk mongadakan pengukuran pongikatan lokasi-lokasi titik pengukur-an kelandeion lereng (Benchmark) dengan titik triangulasi yang ada disekitarnya menurut SPPD No. 278/P/81 tanggalny 9-5-1981 Sedang daerah-daerah yang harus diukur topografinya terletak dikampung Benteran/Tapok, kampun…