This report is a preliminary account of Mt Galunggung eruption that began in April 1982 and continued intermittently until early January 1983. After almost 63 years of quiesence, Mt Galunggung, located about 350 km souteasth of Jakarta, suddenly erupted at dawn of April 6, 1982. The explosion, accompanied by bright glows and lightning, awakened some 200,000 people living close to the volcano. A…
G. Merapi (2911 m) yang terletak di dalam wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu gunungapi yang sangat aktif di Indonesia. Kepadatan penduduk di sekitarnya menyebabkan nilai bahayanya menjadi relatif sangat tinggi.
Penulis bersama Sdr. Sumaryanto mendapat tugas dari Pimpinan Proyek Penyelidikan dan Pengamatan Gunungapi melakukan pemeriksaan kawah dan pengukuran suhu solfatara di G. Sumbing dan G. Sundoro di Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Temanggung. Maksud pemeriksaan untuk mendapatkan data kegiatan G. Sumbing dan perobahan puncak, dibandingkan dengan hasil pendakian 12 Juli 1980 oleh Sdr. Semeru Harto.…
G. Merapi (2911 m) yang terletak di dalam wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu gunungapi yang sangat aktif di Indonesia. Kepadatan penduduk di sekitarnya menyebabkan nilai bahayanya menjadi relatif sangat tinggi. Dalam sejarah G. Merapi tercatat bahwa lama masa kegiatannya rata-rata 2-3 tahun dengan masa istirahat rata-rata juga 2-3 tahun. Sedangkan masa kegi…
Pemeriksaan kawah dan pengukuran suhu dilakukan untuk mengetahui tingkat kegiatan G. Guntur dan G. Papandayan dibandingkan dengan keadaan sebelumnya, yaitu berdasarkan keadaan kawah, solfatara dan suhunya.
Pengamatan visual dilakukan dari Pos Pengamatan yang terletak di bagian selatan Kw. Ratu. Dari Pos yang dapat dilakukan hanya mengamati kegiaran Kw. Baru, sedangkan kawah - kawah lainnya tidak dapat.
Pemetaan daerah bahaya G.Guntur dimaksudkan selain melakukan pengecekan keadaan kawah (kegiatan puncak) juga pemeriksaan lembah sungai yang berhulu dari daerah puncak yang akan menampung debu dan pasir hasil letusan G.Galunggung 1982 yang menutupi G.Guntur serta bahan longsoran untuk potensi banjir bandang (galodo).
Pekerjaan lapangan selain melakukan pemeriksaan kawah (puncak) juga pemeriksaan lembah sungai yang berhulu dari daerah puncak serta sensus penduduk yang pemukimannya berdekatan dengan sungai tersebut.
Pemasangan tugu/pilaar di lokasi Pos tersebut, telah dilaksanakan pada awal tahun 1982, dengan ukuran pondasi : dalam 1, - m dan lebar 1, m2, sedang tingginya 1, - m dari dasar tanah dan lebar 30 cm x 30 cm.
Tanggal 9 s/d 23 November 1983 penulis melakukan penelitian sungai - sungai bagian barat daya Gunung Merapi. Penelitian ini didasarkan adanya luncuran awan panas guguran pada 5 Oktober 1983 serta 6 November 1983.