G. Guntur merupakan salah satu gunungapi berbentuk strato yang masih aktif, mempunyai beberapa solfatara pada kerucut-kerucut muda pada tubuhnya. Keucut-kerucut muda itu adalah G. Geulis, G. Japati, G. Parupuyan. Pada tiap-tiap kerucut dijumpai beberapa panas dari samping yang ada dibagian Timur G. Guntur.
Menurut Neuman Van Padang (1951), G. Arjuno-Welirang diklasifikasikan sebagai gunung type B. Namun setelah terjadi letusan samping tahun 1952, Hadikusumo tahun 1957 memasukkan kedalam klasifikasi type A. Sedangkan, Kusumadinata (1979) dalam Data Dasar Gunungapi Indonesia, G. Arjuno-Welirang termasuk kedalam 8 gunungapi tipe A yang belum dibahas karena masih meragukan.
Puslitbang tekMIRA yang dikenal sekarang ini ternyata mempunyai sejarah yang panjang, khususnya dalam kegiatan litbang. Awalnya tekMIRA adalah sebuah laboratorium kecil peninggalan zaman Belanda yang menjadi milik Pusat Djawatan Geologi. Bentuk institusi maupun kegiatannya terus berkembang sesuai dengan tugas dan fungsinya dalam setiap era kepemerintahan, tetapi semuanya dilaksanakan agar…
Petunjuk teknis jabatan fungsional pustakawan dan angka kreditnya berisi penjelasan rinci tentang kegiatan pustakawan, pembinaan karir pustakawan, angka kredit pustakawan, dan tim penilai pustakawan, sesuai dengan peraturan menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2014 tentang jabatan fungsional pustakawan dan angka kreditnya