The "Indonesia Mineral Yearbook 2024" highlights key issues regarding critical and strategic minerals essential for global energy transition and national resource resilience, including: a) Supply Risks of Critical Minerals, b) Downstream Processing and Value Enhancement, c) High Technology and Green Energy Development, and d) Exploration Strategies for Resource and Reserve Optimization Accord…
Atlas Geokimia Regional Sulawesi Bagian Selatan merupakan seri ketiga dari Atlas Geokimia Regional Indonesia yang disusun untuk menyediakan informasi geokimia regional sebagai dasar inventarisasi sumber daya geologi dan pengelolaan wilayah. Pemetaan dilaksanakan oleh Direktorat Inventarisasi Sumber Daya Mineral pada tahun 1997–2000 menggunakan pendanaan APBN. Wilayah penelitian mencakup selur…
Atlas Geokimia Daerah Kalimantan Bagian Timur Laut untuk memberikan gambaran variasi unsur geokimia pada skala regional. Atlas ini merupakan review hasil penyelidikan geokimia sedimen sungai aktif yang telah dilaksanakan oleh proyek kerjasama antara Direktorat Sumberdaya Mineral (RI) dengan BRGM (Perancis) untuk mengevaluasi potensi mineral di daerah Kalimantan Bagian Timur Laut pada tahun 1982…
Dengan berkembangnya peradaban dan teknologi yang pesat, kebutuhan akan mineral semakin meningkat dan beragam. Tren terbaru dalam pengembangan energi dan industri yang ramah lingkungan adalah menggunakan mineral sebagai bahan baku sumber energi (baterai listrik), konversi energi (solar cell, wind turbin, dll.), industri pertahanan, kendaraan listrik, Industri elektronika lainnya (indust…
Dalam rangka penginventarisasian sumberdaya gunungapi yang ada diseluruh wilayah Indonesia, maka perlu dilakukan berbagai penyelidikan, terutama penyelidikan yang berhubungan dengan pengumpulan data tentang seluruh sumberdaya gunungapi yang mempunyai potensi untuk dikembangkan. Salah satu penyelidikan yang akan dilakukan adalah inventarisasi sumberdaya air gunungapi slamet.
Perkembangan wilayah di sekitar G. Slamet, terutama daerah Purwokerto,Purbalingga,Pemalang dan Tegal, sebagai pusat pengembangan wilayah Jawa Tengah bagian selatan dan Utara yang tumbuh dengan pesat. Hal ini karena adanya sarana pelabuhan laut di daerah selatan dan perkembangan aktifitas kelutan/perikanan di bagian utara pantai jawa; sementara kegiatan pariwisatanya yang ditunjang dengan adanya…
Indonesia terkenal sebagai salah satu negara yang mempunyai begitu banyak gunungapi aktif di dunia, dengan jumlah mencapai 129 buah yang dibagi ke dalam tipe A, B dan C. Oleh karena itu perlu adanya penanganan yang serius baik untuk mengantisipasi apabila terjadi letusan maupun penanganan dalam rangka pemanfaatan sumberdaya alamnya untuk kepentingan ekonomi.
G. Merapi adalah gunungapi yang sangat aktif terdapat di Indonesia. Gunungapi ini meletus dengan kisaran waktu sekitar dua tahun sekali dengan menghasilkan aliran piroklastika guguran lava atau biasa disebut oleh penduduk setempat "Wedhus gembel". Tipe letusan seperti ini merupakan ciri khas dari G. Merapi setelah tahun 1901.