Gunungapi karangetang merupakan gunungapi yang paling aktif dibandingkan dengan gunungapi lainnya yang berada dalam rangkaian gunungapi di Sulawesi Utara. KArakter vulkaniknya sangat khas, dengan titik kegiatan yang selalu berpindah antara Kawah Utama bagian selatan dengan Kawah Utama bagian utara. Sifat letusannya bisa bersifat magmati eksplosif maupun magmatik efusif yang menghasilkan leleran…
Gunungapi Karangetang tercatat pertama kali meletus dalam tahun 1675. Sebagai gunungapi yang sangat aktif, masa istirahat G. Karangetang sangat singkat, berlangsung beberapa bulan kemudian meningkat kembali. PAda umumnya kegiatan dimulai dengan letusan asap/abu, dan biasanya berlangsung 2 atau 3 bulan. Kegiatan berlanjut berupa letusan mag,atik (eskplosif) diikuti dengan leleran lava (efusif). …
Secara visual aktifitas guguran material dari kubah lava Soputan hingga saat ini masih berlangsung, dan pertumbuhan kubah lava berlangsung sangat intensif hingga secara morfologi bentuk kerucutnya hampir mendekati kerucut ideal. Kubah lava Soputan saat ini hampir menutup seluruh bagian bibir kawahnya secara radial sejak tahun 2000 tercatat hampir setiap tahun meletus pola kemunculan gempa vulka…
Gunungapi Mahawu (+1331m) merupakan salah satu gunungapi Tipe A di Sulawesi Utaram bertipe strato. Kawah G. Mahawu terdapat beberapa tembusan gas solfatara dan fumarola. Letusan terakhir terjadi pada 12 Juli 1958 merusak hutan di lereng selatan dan menghancurkan pemukiman serta mengakibatkan 10 orang luka-luka dan satu orang meninggal. Kegiatan vulkanik di permukaan masih terus berlangsung, wal…
Gunungapi Ambang (+1689m) merupakan salah satu deretan gunungapi Tipe A di Sulawesi Utara, bertipe strato. G. Ambang tidak diketahui banyak kegiatan letusannya, catatan sejarah menyebutkan bahwa tahun 1839 merupakan letusan terakhir G. AMbang, walaupun demikian lapangan fumarola di bagian puncaknya banyak sekali bahkan suhunya mencapai 130 derajat celicius. Bualan lumpur panas di kawah sebelah …
G. Lokon merupakan salah satu gunungai aktif diantara lima gunungapi aktif yang ada di Minahasa. Dalam klasifikasi gunungapi katif di Indonesia umumnya disebut G. Lokon-Empung, hal ini disebabkan oleh adanya dua puncak gunung yang menonjol pada jarak 2,5 km yaitu anatra puncak G. Lokon dan G. Empung. Aktivitas vulkanik G. Lokon terjadi pada pelana yang menghubungkan antara puncak G. Lokon dan G…
G. Lokon merupakan gunungapi strato termasuk salah satu gunungapi aktif yang masuk klasifikasi tipe A strato berada di Wilayah Pemerintahan Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Seperti halnya gunungapi aktif lain di Indonesia gunungapi ini terus menerus dipantau oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi. G. Lokon dalam beberapa abad sebelumnya letusannya terjadi di Empung, tetapi sejak 1829 …
Gunungapi Ruang adalah gunungapi aktif tipe strato, yang berada di wilayah Indonesia bagian timur. Gunungapi ini pada akhir September 2002 terjadi letusan yang menghancurkan bagian selatan dari kubah lava dan membentuk sedalam lk 150m. Dengan terjadinya leusan tersebut mengakibatkan adanya perubahan topografi di sekitar puncak. Oleh karena itu, Seksi Bahaya Gunungapi, Subdit. Inventarisasi Port…
Gunungapi diartikan sebagai suatu bentuk timbunan dari muka bumi, pada umumnya berupa suatu kerucut raksasa, kerucut terpancung, kubah, atau bukit yang diakibatkan oleh trobosan magma ke muka bumi. Indonesia memiliki banyak gunungapi katif, yang jumlahnya mencapai 129 buah atau lebih kurang 13% seluruh gunungapi di dunia, dan tidak menutup kemungkinan munculnya gunungapi baru. Sebaran gunungapi…
Gunungapi Tangkoko adalah gunungapi yang tergolong aktif bertipe strato, dengan ketinggian puncak 1149 meter diatas muka laut (dml). Gunungapi ini sudah beristirahat selama 124 tahun. Kegiatan terakhir terjadi pada tahun 1880 berupa letusan samping dari Batu Angus dan berakhir dengan leleran lava. Pada September 2002, gunungapi ini dikejutkan dengan terekamnya gempa-gempa vulkanik-dalam (Tipe A…